Bersama GERHAN, Membangun Harapan: Delapan Hari Berbagi Cerita di Citorek

Mahasiswa Universitas Pamulang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Jasmani
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Muhamad Fikri Alpian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semangat untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat membawa Relawan Gerakan Harapan Indonesia (GERHAN) Batch 6 menjalani rangkaian kegiatan pengabdian di Citorek. Selama delapan hari, para relawan terlibat dalam berbagai kegiatan yang mencakup pendidikan, kesehatan, sosial, kebersihan lingkungan, serta kegiatan kebersamaan bersama masyarakat.
Mengusung semangat “Bersama GERHAN, Membangun Harapan”, kegiatan ini menjadi ruang bagi para relawan untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. Bukan hanya menjalankan program yang telah disusun, para relawan juga membangun interaksi dan kebersamaan dengan masyarakat selama berada di lokasi pengabdian.
Memulai Perjalanan dari Rangkasbitung
Perjalanan dimulai pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Sejak pagi, para relawan berkumpul di area parkir Stasiun Rangkasbitung untuk melakukan persiapan sebelum keberangkatan. Setelah proses check-in, pengecekan logistik, dan pengarahan, rombongan kemudian berangkat menuju Citorek.
Setibanya di Citorek Kidul, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi awal interaksi antara Relawan GERHAN dan masyarakat sebelum menjalankan berbagai program selama beberapa hari berikutnya. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih, pengajian, makan malam, serta pengarahan untuk mempersiapkan kegiatan selanjutnya.
Merayakan Kemerdekaan Bersama Masyarakat
Memasuki Minggu, 16 Agustus 2026, Relawan GERHAN mulai mengikuti rangkaian kegiatan yang lebih beragam. Hari tersebut diawali dengan persiapan dan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan dalam rangka menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain kegiatan 17-an, Relawan GERHAN juga terlibat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan bersama bagian sosial dan kesehatan.
Pada Senin, 17 Agustus 2026, semangat kemerdekaan semakin terasa melalui pelaksanaan upacara dan berbagai perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang dilaksanakan bersama masyarakat.
Menghidupkan Semangat Literasi
Kegiatan pengabdian kemudian berlanjut ke bidang pendidikan. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, Relawan GERHAN melaksanakan program Pojok Baca di sekolah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program pendidikan dan kebudayaan. Pada hari yang sama, para relawan juga mengikuti kegiatan jelajah atau treking di wilayah sekitar.
Rangkaian kegiatan pendidikan dan pengembangan keterampilan dilanjutkan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Relawan GERHAN melaksanakan kegiatan kerajinan di sekolah. Pada siang harinya, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi pemasaran digital.
Belajar dari Lingkungan dan Masyarakat
Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Relawan GERHAN kembali menjalankan rangkaian kegiatan jelajah. Selain itu, para relawan melakukan persiapan untuk kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pentas seni yang dilaksanakan di sekolah.
Jumat, 21 Agustus 2026, diisi dengan kegiatan yang berfokus pada kesehatan dan kebersamaan. Relawan GERHAN mengikuti senam pagi dan kegiatan PHBS di sekolah. Pada siang hingga sore hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni.
Menutup Pengabdian dengan Kebersamaan
Memasuki hari terakhir rangkaian utama kegiatan, Sabtu, 22 Agustus 2026, Relawan GERHAN mengikuti senam bersama dan kegiatan Sabtu Bersih. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program “Bacakan” serta buku saku mengenai hak asasi manusia dan hukum.
Delapan Hari yang Meninggalkan Cerita
Delapan hari di Citorek menjadi perjalanan yang tidak hanya berisi rangkaian agenda, tetapi juga menjadi ruang bagi Relawan GERHAN untuk hadir, berinteraksi, belajar, dan berbagi bersama masyarakat. Setiap kegiatan menjadi bagian dari proses membangun kebersamaan serta menghadirkan manfaat melalui berbagai bidang.
Mulai dari pendidikan, kesehatan, kegiatan sosial, kebersihan lingkungan, hingga kegiatan kebersamaan, seluruh rangkaian tersebut menjadi wujud semangat GERHAN untuk terus membangun harapan bersama masyarakat.
Pada Minggu, 23 Agustus 2026, rangkaian kegiatan ditutup dengan persiapan, sarapan, check-out, dan pamitan sebelum Relawan GERHAN melakukan perjalanan kembali dari Citorek menuju Rangkasbitung.
Delapan hari mungkin telah berakhir, tetapi pengalaman yang tercipta selama berada di Citorek menjadi bagian dari perjalanan Relawan GERHAN dalam memahami arti kebersamaan dan pengabdian. Sebab, membangun harapan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, harapan tumbuh dari langkah sederhana ketika seseorang memilih untuk hadir dan berbagi.
