Kumparan Logo

Cara Menikmati Singapura di Malam Hari, dari Wisata hingga Kuliner

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 12 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Supertree Grove di Gardens by the Bay tampil memukau dengan pencahayaan warna-warni saat malam hari. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Supertree Grove di Gardens by the Bay tampil memukau dengan pencahayaan warna-warni saat malam hari. Foto: Shutterstock

Ada banyak cara menikmati Singapura di malam hari. Ya, Singapura tidak kehilangan pesonanya ketika matahari terbenam. Justru, saat lampu-lampu gedung mulai menyala, sejumlah kawasan menghadirkan suasana berbeda. Mulai dari pertunjukan cahaya di tepi Marina Bay, jalanan penuh warna di kawasan bersejarah, hingga pusat kuliner yang ramai dikunjungi wisatawan.

Menikmati Singapura di malam hari pun tidak selalu harus mengeluarkan banyak biaya. Kamu bisa menyaksikan pertunjukan cahaya secara gratis, berjalan santai di tepi Singapore River, atau menikmati beragam hidangan lokal di hawker centre.

Bagi kamu yang sedang merencanakan liburan, malam hari bisa menjadi kesempatan untuk melengkapi itinerary setelah seharian menjelajahi berbagai destinasi. Berikut cara menikmati Singapura di malam hari, mulai dari aktivitas wisata, berburu kuliner, hingga tips agar perjalanan tetap nyaman.

8 Cara Menikmati Singapura di Malam Hari

Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Singapura setelah matahari terbenam. Menariknya, setiap kawasan menawarkan pengalaman yang berbeda, sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan keinginan, waktu, dan budget perjalanan.

1. Menikmati Pertunjukan Cahaya di Marina Bay

Pertunjukan air mancur dan cahaya warna-warni di kawasan Marina Bay menjadi salah satu daya tarik wisata malam di Singapura. Foto: Shutterstock

Kawasan Marina Bay menjadi salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi saat malam hari. Gedung-gedung pencakar langit yang diterangi lampu menghadirkan pemandangan kota yang berbeda dari suasana siang.

Salah satu aktivitas yang bisa kamu lakukan adalah menyaksikan Spectra – A Light & Water Show di Event Plaza, Marina Bay Sands. Pertunjukan berdurasi sekitar 15 menit ini memadukan permainan air mancur, laser, proyeksi cahaya, dan musik orkestra yang menggambarkan perjalanan Singapura menjadi kota kosmopolitan.

Menariknya, pertunjukan ini bisa disaksikan secara gratis setiap malam. Berdasarkan jadwal Marina Bay Sands, Spectra berlangsung pukul 20.00 dan 21.00 pada Minggu hingga Kamis, serta pukul 20.00, 21.00, dan 22.00 pada Jumat dan Sabtu.

instagram embed

Kamu bisa datang lebih awal untuk mendapatkan posisi menonton yang nyaman, terutama jika berkunjung bersama keluarga. Setelah pertunjukan selesai, lanjutkan perjalanan dengan berjalan santai di sepanjang waterfront sambil menikmati pemandangan gedung-gedung di sekitar Marina Bay.

2. Menikmati Suasana Malam di Gardens by the Bay

Pemandangan Marina Bay Sands, ArtScience Museum, dan Helix Bridge yang diterangi lampu pada malam hari di Singapura. Foto: Shutterstock

Tidak jauh dari Marina Bay Sands, Gardens by the Bay juga menawarkan pengalaman malam yang menarik. Salah satu daya tarik utamanya adalah Supertree Grove, kawasan taman yang dipenuhi struktur menyerupai pohon raksasa dengan taman vertikal.

Ketika malam tiba, struktur Supertree menjadi bagian dari Garden Rhapsody—pertunjukan cahaya yang bergerak mengikuti iringan musik. Suasana taman pun berubah ketika lampu-lampu berwarna menerangi Supertree, yang membuat suasananya berbeda saat siang hari.

Pertunjukan Garden Rhapsody berlangsung setiap hari pada pukul 19.45 dan 20.45. Kamu bisa menikmatinya tanpa membeli tiket, kecuali ketika Supertree Grove digunakan untuk acara khusus berbayar.

Aktivitas ini juga cocok untuk keluarga yang membawa anak-anak. Kamu bisa menikmati pertunjukan dari area yang diperbolehkan, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan santai di sekitar taman.

Jika ingin mengunjungi atraksi lain seperti Flower Dome atau Cloud Forest, perhatikan jam operasionalnya, ya, karena tidak semua fasilitas di Gardens by the Bay buka hingga malam.

3. Jalan Santai dan Menikmati Suasana Malam di Clarke Quay

Kalau ingin menikmati suasana kota yang lebih ramai, Clarke Quay bisa menjadi pilihan berikutnya. Kawasan yang berada di tepi Singapore River ini dikenal dengan deretan bangunan berwarna-warni, restoran, dan tempat hiburan yang membuat suasananya terasa hidup.

Pada malam hari, cahaya dari bangunan dan restoran memantul di permukaan sungai. Pemandangan ini bisa kamu nikmati sambil berjalan santai di sepanjang jalur pedestrian, tanpa harus mengeluarkan biaya untuk masuk ke tempat hiburan.

Kamu juga bisa berhenti sejenak untuk menikmati suasana tepi sungai atau memilih salah satu restoran yang menawarkan pengalaman bersantap dengan pemandangan Singapore River.

Suasana malam di Clarke Quay dengan deretan restoran tepi sungai dan perahu wisata yang melintasi Singapore River. Foto: Shutterstock

Jika masih ingin menjelajah, lanjutkan perjalanan menuju Boat Quay yang juga berada di sepanjang sungai. Kawasan ini menawarkan perpaduan bangunan bersejarah dan pemandangan gedung modern yang menarik dinikmati saat malam hari.

4. Melihat Singapura dari Ketinggian di Marina Bay Sands SkyPark

Setelah melihat gemerlap Marina Bay dari tepi laut, bagaimana kalau menikmati pemandangan yang sama dari ketinggian?

Pengalaman tersebut bisa kamu dapatkan di SkyPark Observation Deck, Marina Bay Sands. Dek observasi yang terletak di lantai 56 ini menawarkan panorama kota, mulai dari Gardens by the Bay hingga berbagai bangunan ikonis di kawasan Marina Bay.

Panorama kawasan Marina Bay pada malam hari dengan pemandangan Singapore Flyer dan Gardens by the Bay dari ketinggian. Foto: Shutterstock

Menjelang malam, pemandangannya perlahan berubah ketika gedung-gedung dan jalanan mulai diterangi lampu. Dari ketinggian, kamu bisa melihat bagaimana kawasan perkotaan, taman, dan perairan membentuk lanskap Singapura.

Untuk menikmati pengalaman ini, Anda perlu membeli tiket masuk SkyPark Observation Deck. Sesi malam umumnya tersedia mulai pukul 17.00 hingga 22.00, dengan batas masuk terakhir pukul 21.30.

Kalau ingin menikmati perubahan suasana dari sore ke malam, kamu bisa memilih waktu kunjungan menjelang matahari terbenam. Sebaiknya pesan tiket terlebih dahulu karena ketersediaan dan jadwal kunjungan dapat berubah, terutama pada periode liburan.

5. Menjelajahi Jewel Changi Airport pada Malam Hari

Bandara tidak selalu hanya menjadi tempat untuk menunggu penerbangan. Di Singapura, kamu juga bisa menikmati aktivitas wisata di Jewel Changi Airport yang terhubung dengan Bandara Changi.

Salah satu daya tariknya adalah Jewel Rain Vortex, air terjun dalam ruangan setinggi sekitar 40 meter yang dikelilingi taman bertingkat Shiseido Forest Valley. Pada siang hari, air terjun ini menarik perhatian melalui aliran air yang jatuh dari atap kaca. Namun, suasananya berubah ketika malam tiba.

Jewel Rain Vortex menghadirkan Light & Music Showcase yang memadukan permainan cahaya dan musik. Pertunjukan yang dapat disaksikan secara gratis ini berlangsung pukul 20.00 dan 21.00 pada Senin hingga Kamis, serta tambahan pukul 22.00 pada Jumat hingga Minggu dan hari libur tertentu.

Jewel Rain Vortex di Jewel Changi Airport menghadirkan pemandangan air terjun dalam ruangan dengan pencahayaan warna-warni. Foto: Shutterstock

Selain menikmati pertunjukan, kamu bisa menjelajahi pusat perbelanjaan, mencari tempat makan, atau sekadar berjalan-jalan di sekitar taman dalam ruangan.

Jewel juga bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan malam sebelum penerbangan pulang. Namun, pastikan kamu tetap memperhitungkan waktu perjalanan menuju terminal, proses check-in, dan pemeriksaan keberangkatan.

6. Berjalan Santai di Kampong Gelam dan Haji Lane

Tidak semua pengalaman malam di Singapura harus dihabiskan di antara gedung pencakar langit. Kalau ingin menikmati suasana yang lebih kental dengan budaya dan sejarah, kamu bisa mengunjungi Kampong Gelam.

Kawasan bersejarah ini dikenal dengan Masjid Sultan, bangunan pertokoan tradisional atau shophouse, serta berbagai tempat makan yang menawarkan hidangan dari beragam budaya.

Salah satu sudut yang menarik untuk dijelajahi adalah Haji Lane. Gang dengan deretan bangunan berwarna-warni dan mural ini memiliki karakter tersendiri, berkat kehadiran toko independen, kafe, dan tempat makan.

Suasana Kampong Gelam saat malam hari dengan Masjid Sultan dan deretan pertokoan yang diterangi lampu. Foto: Shutterstock

Pada malam hari, kamu bisa berjalan santai menikmati suasana jalanan, mengambil foto, atau singgah untuk menikmati makanan dan minuman. Jika ingin mencari pilihan kuliner yang lebih beragam, jelajahi pula kawasan sekitar Arab Street, Bussorah Street, dan North Bridge Road.

Berjalan-jalan di kawasan ini tidak memerlukan tiket masuk. Meski demikian, sebaiknya datang lebih awal jika ingin berbelanja karena sebagian toko tutup lebih cepat dibandingkan restoran atau tempat makan.

7. Menikmati Singapore River dari River Cruise

Berjalan menyusuri Singapore River memang menyenangkan. Namun, kalau ingin melihat kawasan ini dari sudut pandang berbeda, kamu bisa mencoba Singapore River Cruise.

Perjalanan menggunakan perahu tradisional yang dikenal sebagai bumboat ini membawa wisatawan menyusuri Singapore River dan melewati sejumlah kawasan penting, termasuk Boat Quay, Clarke Quay, hingga Marina Bay.

Wisatawan menikmati perjalanan Singapore River Cruise pada malam hari dengan pemandangan jembatan dan bangunan bersejarah di sepanjang sungai. Foto: Shutterstock

Pada malam hari, bangunan bersejarah dan gedung modern yang diterangi lampu menghadirkan pemandangan menarik dari atas air. Kamu juga bisa melihat sejumlah landmark Singapura tanpa harus berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya.

Singapore River Cruise menawarkan perjalanan wisata berbayar dengan durasi reguler sekitar 40 menit. Selama perjalanan, kamu bisa menikmati pemandangan kota sekaligus mengenal kawasan yang dahulu menjadi bagian penting dari aktivitas perdagangan Singapura.

Jika ingin mencoba pengalaman ini pada malam hari, sebaiknya periksa jadwal keberangkatan dan pilih dermaga yang sesuai dengan rencana perjalananmu. Terutama jika kamu berencana melanjutkan aktivitas setelah menikmati suasana Clarke Quay.

8. Berburu Kuliner untuk Menutup Hari di Singapura

Suasana salah satu hawker centre di Singapura yang ramai pengunjung menikmati beragam kuliner lokal. Foto: Shutterstock

Setelah seharian menjelajahi berbagai destinasi, malam hari bisa menjadi waktu yang tepat untuk mencicipi kuliner khas Singapura. Pilihannya pun beragam, mulai dari hidangan lokal di hawker centre, jajanan kaki lima, hingga restoran yang menawarkan makanan dari berbagai budaya.

Menariknya, kamu tidak harus selalu mengunjungi restoran mahal. Beberapa kawasan kuliner justru menawarkan pengalaman makan yang khas, lengkap dengan suasana kota yang semakin hidup ketika malam tiba.

Lau Pa Sat, Menikmati Satay di Tengah Kawasan Perkantoran

Di tengah kawasan bisnis Singapura yang dipenuhi gedung pencakar langit, Lau Pa Sat menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Pusat kuliner bersejarah ini menempati bangunan bergaya Victoria dan menjadi tempat untuk menikmati beragam hidangan lokal.

Selain satay, Lau Pa Sat juga memiliki berbagai pilihan makanan, mulai dari hidangan mi, nasi ayam, hingga camilan manis yang bisa dicoba setelah berjalan-jalan.

Rekomendasi menu beserta gerainya:

  • Satay: Best Satay 7 & 8 atau Satay Power 6

  • Hokkien Mee: Golden Shoe Hokkien Mee

  • Chicken Rice: Ipoh Hainanese Chicken Rice atau Fragrance Garden Chicken Rice

  • Fried Kway Teow: Lao Fu Zi Fried Kway Teow

  • Chee Cheong Fun: Pin Wei Chee Cheong Fun

  • Ban Mian: Qiu Lian Ban Mian

  • Bak Kut Teh: Feng Xiang Bak Kut Teh

  • Munchi Pancakes: Munchi Pancakes

Newton Food Centre, Mencoba Hawker Food hingga Malam

Kalau ingin mencoba berbagai kuliner lokal Singapura dalam satu tempat, Newton Food Centre bisa menjadi pilihan. Pusat kuliner ini dikenal dengan deretan gerai yang menyajikan hidangan khas Singapura, terutama seafood, mi, dan makanan yang dimasak langsung setelah dipesan.

Suasananya semakin ramai ketika malam tiba. Di sini, kamu bisa memilih makanan dari beberapa gerai, lalu menikmatinya bersama teman atau keluarga di area makan yang tersedia.

Rekomendasi menu beserta gerainya:

  • Hokkien Prawn Noodles: Newton Old Signboard 25

  • Chilli Crab, Black Pepper Crab, Cereal Butter Prawns, dan BBQ Seafood: Alliance Seafood

  • Fried Carrot Cake dan Oyster Omelette: Heng

  • Fried Oyster Omelette: Hup Kee Fried Oyster Omelette

  • Fish Porridge dan Fish Head Bee Hoon: Song Kee Teochew Fish Porridge

  • Satay Ayam, Kambing, Babi, dan BBQ Chicken Wings: TKR Satay

Chinatown Street Market, Berburu Jajanan di Tengah Kawasan Bersejarah

Saat sore menjelang malam, suasana Chinatown semakin menarik dengan cahaya lampu pertokoan dan aktivitas wisatawan yang berjalan di antara deretan shophouse. Kamu bisa berhenti sejenak untuk membeli camilan, lalu melanjutkan perjalanan menikmati suasana kawasan.

Sebaiknya datang sejak sore jika ingin mencoba lebih banyak jajanan, karena sebagian gerai tutup sebelum malam. Pilihannya mulai dari putu bambu, curry puff, hingga gelato untuk pencuci mulut.

Rekomendasi menu beserta gerainya:

  • Putu Bambu: Indo Sumatera

  • Es Krim Bertema Merlion: ASUMUDI Premium Ice Cream

  • Camilan Kentang ala Chinese Street Food: Din Jia Po Potato

  • Curry Puff: Honglim Curry Puff

  • Gelato: Gelato Garden

Bugis dan Kampong Gelam, Berburu Kuliner setelah Jalan-Jalan

Kalau datang menjelang sore, kamu bisa mencicipi hidangan khas Melayu seperti nasi padang dan tahu telor. Sementara untuk makan malam, ada pilihan seperti murtabak di Singapore Zam Zam atau dim sum halal di The Dim Sum Place.

Setelah makan, lanjutkan perjalanan dengan berjalan santai di sekitar Haji Lane. Deretan bangunan berwarna-warni, mural, serta berbagai kafe membuat kawasan ini menarik untuk dijelajahi saat malam hari.

Rekomendasi menu beserta gerainya:

  • Murtabak dan Biryani: Singapore Zam Zam

  • Nasi Padang dan Hidangan Melayu: Hjh Maimunah

  • Tahu Telor: Rumah Makan Minang

  • Dim Sum Halal: The Dim Sum Place

  • Kopi dan Dessert: Kafe di sekitar Haji Lane

  • Nasi Lemak dan Dessert Berbasis Kelapa: The Coconut Club

4 Tips Menikmati Singapura di Malam Hari

Patung Merlion yang menjadi ikon Singapura terlihat menyala di tengah gemerlap gedung pencakar langit saat malam hari. Foto: Shutterstock

Menjelajahi Singapura pada malam hari bisa menjadi cara menyenangkan untuk melengkapi liburan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap nyaman, terutama jika kamu berencana pulang ke hotel setelah larut malam.

1. Cek Jam Operasional MRT Sebelum Pulang ke Hotel

MRT menjadi salah satu pilihan transportasi untuk menjelajahi Singapura. Namun, layanan kereta tidak beroperasi selama 24 jam, sehingga kamu perlu memperhatikan jadwal keberangkatan terakhir sebelum pulang ke hotel.

Jam operasional kereta dapat berbeda tergantung stasiun, jalur, dan arah tujuan. Karena itu, jangan hanya mengandalkan informasi jam tutup MRT secara umum.

Kamu bisa memeriksa jadwal kereta terakhir melalui situs operator transportasi atau aplikasi perjalanan sebelum mengunjungi destinasi malam. Perhitungkan pula waktu berjalan kaki menuju stasiun dan perpindahan jalur jika perjalanan membutuhkan transit.

2. Gunakan Bus atau Transportasi Online jika MRT Sudah Tidak Beroperasi

Kalau aktivitas malammu berlangsung lebih lama dari perkiraan, masih ada alternatif transportasi yang bisa dipertimbangkan untuk kembali ke hotel.

Beberapa layanan bus memiliki jadwal operasional yang berbeda dari MRT. Namun, kamu tetap perlu memeriksa rute dan waktu keberangkatan terakhir karena tidak semua bus beroperasi hingga larut malam.

Alternatif lainnya adalah menggunakan taksi atau layanan transportasi online yang tersedia di Singapura. Pilihan ini bisa lebih praktis, terutama jika kamu bepergian bersama keluarga atau membawa anak-anak yang sudah lelah setelah beraktivitas seharian.

Sebelum memesan kendaraan, periksa estimasi tarif dan titik penjemputan agar perjalanan pulang lebih mudah.

3. Pilih Hotel dengan Akses Transportasi yang Mudah

Kalau berencana sering menikmati wisata malam, lokasi hotel menjadi salah satu hal yang patut dipertimbangkan sejak menyusun itinerary.

Hotel yang berada dekat stasiun MRT atau memiliki akses transportasi umum yang mudah akan membantu kamu menghemat waktu perjalanan, terutama ketika pulang setelah mengunjungi beberapa destinasi.

Kamu juga bisa menyesuaikan lokasi penginapan dengan kawasan yang paling sering dikunjungi. Misalnya, menginap di area Bugis atau City Hall bisa dipertimbangkan jika ingin menjelajahi kawasan pusat kota, Marina Bay, dan Kampong Gelam.

Dengan memilih lokasi yang strategis, waktu liburan bisa digunakan lebih banyak untuk menikmati destinasi daripada berpindah tempat.

4. Perhatikan Jam Tutup Destinasi dan Restoran

Meski Singapura menawarkan berbagai aktivitas malam, bukan berarti seluruh destinasi wisata, toko, dan restoran buka hingga larut malam.

Beberapa tempat memiliki jadwal pertunjukan tertentu, sementara restoran atau gerai di hawker centre dapat tutup lebih cepat atau memiliki hari libur masing-masing.

Karena itu, sebaiknya susun urutan perjalanan berdasarkan waktu operasional. Misalnya, kamu bisa mengunjungi tempat wisata yang tutup lebih awal terlebih dahulu, lalu melanjutkan perjalanan ke kawasan kuliner yang beroperasi hingga malam.

Dengan perencanaan yang tepat, malam hari bisa menjadi bagian yang tidak kalah menyenangkan dari liburanmu di Singapura. Mulai dari menyaksikan pertunjukan cahaya, menikmati suasana kawasan bersejarah, hingga mencicipi kuliner lokal, ada banyak cara menikmati Singapura di malam hari.

Untuk menemukan lebih banyak inspirasi aktivitas dan destinasi menarik lainnya, kunjungi visitsingapore.com dan ikuti Instagram @visitsingapore agar kamu tidak kehabisan ide saat merencanakan liburan ke Singapura.