Kumparan Logo

Tempat Nongkrong Hidden Gems ala Lokal Singapura, dari Kafe hingga Public Space

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 8 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sang Nila Utama, taman bertema sejarah abad ke-14 yang terletak di dalam Fort Canning Park, Singapura. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Sang Nila Utama, taman bertema sejarah abad ke-14 yang terletak di dalam Fort Canning Park, Singapura. Foto: Shutterstock

Tempat nongkrong hidden gems ala lokal Singapura menjadi salah satu alasan bagi sebagian traveler untuk kembali menjelajahi Negeri Singa. Setelah mengunjungi destinasi ikonik seperti Marina Bay Sands, Orchard Road, atau Sentosa, sebagian wisatawan mulai mencari pengalaman yang lebih personal dengan menemukan sudut-sudut kota yang tidak selalu masuk dalam itinerary wisata populer.

Bukan hanya soal mencari tempat untuk makan atau minum kopi, menjelajahi hidden gems juga menjadi cara untuk melihat sisi lain Singapura. Ada kafe kecil yang tersembunyi di balik bangunan sederhana, ruang baca yang nyaman di tengah kawasan ramai, hingga taman yang menjadi tempat warga lokal melepas penat setelah beraktivitas.

Tempat-tempat seperti ini menawarkan suasana yang berbeda dari kawasan wisata utama. Kamu bisa menikmati Singapura dengan ritme yang lebih santai, sambil merasakan atmosfer lingkungan sekitar dan melihat keseharian masyarakat lokal.

Jika ingin menikmati Singapura dengan cara yang berbeda, berikut beberapa tempat nongkrong hidden gems ala lokal yang bisa dimasukkan ke dalam itinerary kamu berikutnya.

Tempat Nongkrong Hidden Gems ala Lokal Singapura yang Berbayar

1. Bee Hoe Coffee, Menemukan Coffee Shop Rahasia di Balik Barbershop Joo Chiat

Siapa sangka, di balik deretan shophouse warna-warni Joo Chiat yang menjadi salah satu kawasan ikonik Singapura, ada sebuah coffee shop kecil yang tersembunyi di belakang barbershop.

Namanya Bee Hoe Coffee. Berbeda dari kafe yang biasanya mudah ditemukan lewat papan nama besar atau tampilan depan yang mencolok, tempat ini justru mengajak pengunjung untuk lebih jeli mencari keberadaannya.

Untuk sampai ke sana, kamu perlu melewati area belakang Autocutt Barbershop sebelum menemukan ruang kecil tempat kopi disajikan. Pengalaman “mencari” lokasi ini menjadi bagian yang paling menarik—seolah menemukan sebuah sudut kota yang hanya diketahui oleh mereka yang mau mengeksplorasi Singapura lebih jauh.

instagram embed

Sesampainya di sana, suasana Joo Chiat yang ramai perlahan berganti menjadi lebih santai. Kamu bisa menikmati kopi sambil melihat aktivitas sekitar dan merasakan atmosfer kawasan yang masih mempertahankan karakter lokalnya.

Bagi kamu yang ingin mengeksplorasi Singapura di luar destinasi populer, Bee Hoe Coffee bisa menjadi salah satu tempat untuk menikmati sisi kota yang lebih tenang. Gimana, tertarik mencari keberadaan tempat kopi ini?

2. A Slow Cup, Coffee Bar Kecil yang Tersembunyi di Tengah Kawasan Kota

Di tengah kawasan Dhoby Ghaut yang selalu ramai oleh aktivitas warga lokal, terdapat sebuah coffee bar kecil yang mungkin akan kamu lewatkan begitu saja jika tidak sengaja mencarinya.

A Slow Cup berada di lantai enam The Cathay, tersembunyi di area yang berbagi ruang dengan sebuah nail salon. Lokasinya yang tidak terlalu terlihat dari jalur utama justru menjadi daya tarik tersendiri bagi traveler yang menyukai tempat-tempat unik.

instagram embed

Berbeda dengan kafe besar yang ramai dengan pengunjung, A Slow Cup menawarkan suasana yang lebih intim. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati kopi dengan santai sambil membaca buku, atau sekadar mengambil jeda setelah berjalan kaki mengelilingi kawasan pusat kota.

Meski berada di salah satu area yang cukup strategis, pengalaman menemukan tempat ini memberikan sensasi seperti menemukan ruang kecil yang jauh dari hiruk-pikuk Singapura. Enggak percaya? Coba!

3. Butter Tgt, Brunch Spot Tersembunyi di Balik Pintu Sederhana Duxton Road

Duxton Road mungkin sudah dikenal sebagai salah satu kawasan dengan deretan shophouse, restoran, dan bar yang ramai dikunjungi. Namun, di antara bangunan bersejarah tersebut, masih ada tempat-tempat kecil yang tidak langsung terlihat oleh mata.

Salah satunya adalah Butter Tgt. Dari luar, kafe ini tidak memiliki tampilan yang terlalu mencolok sehingga pengunjung perlu sedikit memperhatikan lokasi sebelum menemukannya.

instagram embed

Begitu masuk ke dalam, suasana berubah menjadi lebih nyaman dengan konsep yang lebih santai. Tempat ini menawarkan pilihan kopi, pastry, dan menu brunch yang cocok dinikmati sambil berbincang atau menghabiskan waktu tanpa terburu-buru.

Bagi kamu yang ingin menikmati sisi lain Duxton Road, Butter Tgt bisa menjadi pilihan untuk berhenti sejenak setelah menjelajahi kawasan shophouse di sekitarnya.

4. Alchemist at The Mill, Menikmati Kopi di Bangunan Industrial yang Berkarakter

Tidak semua tempat nongkrong menarik di Singapura berada di kawasan yang ramai dikunjungi wisatawan. Beberapa justru tersembunyi di sudut kota dengan suasana dan karakter yang berbeda, seperti Alchemist at The Mill.

Berada di kawasan Bukit Merah, coffee shop ini menempati sebuah bangunan bersejarah dengan arsitektur neo-Gothic yang menjadi daya tarik utamanya. Perpaduan antara dinding bata, detail arsitektur klasik, dan suasana bangunan yang khas membuat pengalaman menikmati kopi di sini terasa berbeda dari kedai kopi modern pada umumnya.

Meski berada di area yang lebih dikenal sebagai kawasan industri, The Mill justru menawarkan suasana yang tenang dan unik. Kamu bisa menikmati kopi sambil mengeksplorasi karakter bangunan yang tidak biasa, sekaligus menemukan sisi lain Singapura di luar kawasan wisata populer.

5. Nylon Coffee, Menikmati Kopi di Tengah Kawasan Hunian Warga Lokal

Jika biasanya coffee shop berada di kawasan komersial yang ramai, Nylon Coffee menawarkan pengalaman berbeda dengan lokasinya yang berada di tengah lingkungan hunian.

Berada di Everton Park, tempat ini memberikan kesempatan bagi traveler untuk melihat sisi Singapura yang lebih sehari-hari. Kawasan sekitar tidak dipenuhi pusat perbelanjaan besar, melainkan deretan hunian dan sudut kota yang lebih tenang.

instagram embed

Setelah menikmati kopi, kamu juga bisa berjalan kaki melihat suasana lingkungan sekitar dan merasakan bagaimana ritme kehidupan lokal berjalan.

Bagi kamu yang ingin menikmati Singapura dengan kearifan lokal, Nylon Coffee bisa menjadi salah satu tempat menarik untuk dikunjungi.

Tempat Nongkrong Hidden Gems ala Lokal Singapura yang Gratis

1. library@chinatown, Ruang Tenang di Tengah Ramainya Chinatown

Chinatown dikenal sebagai salah satu kawasan yang selalu ramai dengan wisatawan. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa di tengah kawasan ini terdapat ruang tenang yang bisa menjadi tempat beristirahat, salah satunya library@chinatown.

Perpustakaan ini menawarkan pengalaman berbeda dari tempat nongkrong pada umumnya. Alih-alih duduk di kafe, pengunjung bisa menikmati waktu dengan membaca buku atau sekadar mencari suasana yang lebih tenang setelah berjalan kaki menjelajahi Chinatown.

Suasana di Library@Chinatown adalah perpustakaan umum bertema seni dan budaya Tionghoa yang terletak di lantai 4 mal Chinatown Point, Singapura. Foto: Shutterstock.

Perpustakaan ini juga menarik karena berada dekat dengan berbagai atraksi populer di Singapura, tetapi tetap menawarkan suasana yang jauh lebih santai.

2. Tanjong Pagar Park, Ruang Hijau Estetik di Tengah Kota

Di tengah kawasan Tanjong Pagar yang dipenuhi gedung tinggi, terdapat ruang hijau yang menarik untuk disinggahi, yaitu Tanjong Pagar Park. Taman ini menawarkan pemandangan unik dengan perpaduan lanskap hijau dan arsitektur kota di sekitarnya.

Area taman yang bertingkat dengan pepohonan dan tanaman hijau membuat tempat ini terasa kontras dengan suasana bisnis Tanjong Pagar. Tidak heran, banyak pengunjung datang untuk duduk santai atau mengambil foto dengan latar gedung-gedung pencakar langit.

instagram embed

Lokasinya yang berada di pusat kota juga membuat Tanjong Pagar Park mudah dimasukkan ke dalam itinerary. Kamu bisa mampir setelah menjelajahi kawasan shophouse Tanjong Pagar atau mencari tempat tenang sejenak dari ramainya aktivitas kota.

3. Hampstead Wetlands Park, Melihat Sisi Lain Singapura yang Jarang Diketahui

Singapura memang dikenal sebagai kota modern, tetapi negara ini juga memiliki banyak ruang hijau yang tersembunyi.

Salah satunya adalah Hampstead Wetlands Park yang berada di kawasan Seletar. Berbeda dari taman kota yang ramai, area ini menawarkan suasana lebih alami dengan jalur berjalan kaki, kolam, dan lingkungan wetland.

instagram embed

Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin mengambil jeda dari kawasan perkotaan. Kamu bisa berjalan santai, menikmati pemandangan, atau mengabadikan suasana hijau yang berbeda dari citra Singapura pada umumnya.

4. Fort Canning Park, Ruang Hijau Bersejarah di Tengah Kota

Di tengah hiruk-pikuk pusat Singapura, ada satu tempat dengan suasana berbeda dari gedung pencakar langit dan jalanan kota yang sibuk. Tempat itu adalah Fort Canning Park, ruang hijau bersejarah yang cocok bagi travel yang ingin mengenal sisi lain negara ini.

Dulu, kawasan bukit ini memiliki peran penting dalam sejarah Singapura. Kini, Fort Canning Park berubah menjadi area publik yang sering dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, mulai dari berjalan kaki, menikmati suasana hijau, hingga mencari spot foto dengan latar pepohonan dan bangunan bersejarah.

instagram embed

Meski lokasinya berada dekat kawasan populer seperti Clarke Quay dan Orchard, suasana di dalam taman terasa lebih tenang. Kamu bisa berhenti sejenak dari padatnya itinerary, duduk santai di area hijau, atau sekadar menikmati perjalanan dengan ritme yang lebih pelan.

5. Duxton Plain Park, Ruang Santai di Tengah Kawasan Heritage Singapura

Di antara deretan shophouse klasik, restoran, dan kafe yang memenuhi kawasan Duxton, ada sebuah ruang terbuka kecil yang menawarkan suasana lebih tenang. Itu adalah Duxton Plain Park yang menjadi tempat singgah menarik bagi kamu yang menikmati slow travel di Singapura.

Tidak seperti taman kota yang menjadi tujuan utama wisatawan pada umumnya, Duxton Plain Park lebih terasa seperti ruang istirahat bagi warga sekitar. Lokasinya berada di tengah kawasan yang masih mempertahankan karakter lama Singapura, dengan bangunan heritage di sekitarnya yang berpadu dengan suasana modern.

Kamu bisa mampir setelah berjalan kaki menyusuri Duxton Hill, mencari kuliner di sekitar Maxwell Food Centre, atau menjelajahi deretan shophouse yang menjadi ciri khas kawasan ini. Duduk sejenak di area taman sambil melihat aktivitas sekitar bisa menjadi cara sederhana untuk menikmati santai warga lokal Singapura.

instagram embed

Menemukan sisi lain Singapura tidak selalu membutuhkan perjalanan jauh. Terkadang, pengalaman paling menarik justru hadir dari tempat-tempat kecil yang tersembunyi di balik sudut kota.

Dari coffee shop yang tidak banyak terlihat, perpustakaan dengan suasana tenang, hingga ruang hijau di tengah kawasan urban, berbagai tempat nongkrong hidden gems ala lokal Singapura bisa menjadi bagian dari wishlist liburan kamu berikutnya.

Cari tahu lebih banyak inspirasi perjalanan ke Singapura melalui visitsingapore.com atau Instagram @visit_singaporeid.

(kS)