Konten Media Partner

Depresi, Mansur Hendak Bunuh Diri Gunakan Badik

Makassar Indeks

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Korban bunuh diri, Mansur dg Kulle (30) mendapatkan perawatan di RSUD H Padjonga dg Ngalle, (Sibali/Makassar Indeks).
zoom-in-whitePerbesar
Korban bunuh diri, Mansur dg Kulle (30) mendapatkan perawatan di RSUD H Padjonga dg Ngalle, (Sibali/Makassar Indeks).

Takalar -- Mansur daeng Kulle (30) warga Desa Laguruda, Dusun Pappanambea, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar hendak melakukan percobaan bunuh diri menggunakan badik atau senjata tajam khas Makassar di dalam kamar mandi.

Diduga karena depresi tak mendapatkan pekerjaan, ayah dari tiga orang anak ini hendak melakukan percobaan bunuh diri. Didalam kamar mandi Mansur bersimbah darah saat ditemukan oleh istrinya Dewi Sartika.

"Saya sempat curiga kenapa lama sekali di kamar mandi, pas pintu kamar mandi dibuka paksa adik saya. Ternyata suamiku sudah dalam keadaan berlumuran darah, dari situ kami minta ke warga untuk di bawa ke Puskesmas lalu dirujuk ke rumah sakit," kata Dewi Sartika istri korban, Senin (25/11).

Kapolsek Mappakasunggu, AKP Ahmad Rosma membenarkan jika ada warga asal Sanrobone yang hendak melakukan percobaan bunuh diri, diduga pria ini nekat ingin menghabisi nyawanya karena faktor ekonomi.

Badik yang digunakan pelaku untuk bunuh diri, (Sibali/Makassar Indeks).

Ia beberapa waktu lalu kehilangan pekerjaannya sehingga tak mampu lagi menafkahi ketiga anaknya.

"Istrinya curiga, kenapa suaminya lama berada di dalam kamar mandi. Saat didobrak oleh keluarganya benar, pria tersebut sudah berlumuran darah, terdapat luka menganga di bagian bawa dagu dengan panjang kurang lebih 7 centimeter dan lebar kurang lebih 2 centimeter, serta luka ada 6 luka gores," ujar AKP Ahmad Rosma.

Kapolsek Mappakasunggu AKP Ahmad Rosma mendapatkan informasi dari warga jika memang korban Mansur merupakan pengangguran yang akhir-akhir ini sering merenung dan menyendiri. Sehingga ditengarai jika mengalami depresi berat karena pekerjaan tak kunjung tiba.

Untuk diketahui juga jika Mansur memiliki riwayat strok ringan, hal itu menyebabkan dirinya semakin depresi karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Kini korban sebelumnya dalam perawatan rumah sakit umum daerah H Padjongan Dg Pajonga dan rencana bakal di rujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo di Kota Makassar, karena korban dikatangan mengalami kritis karena kehabisan darah.

Polisi juga mengamankan barang bukti seperti badik, yang hendak digunakan Mansur dg Kulle untuk melakukan bunuh diri.