Konten Media Partner

Rambo Depresi, Pria Asal Pinrang Panjat Tower Listrik PLN

Makassar Indeks

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi nekat Rambo panjat tower listrik saat hendak bunuh diri, (Makassar Indeks/Rudi).
zoom-in-whitePerbesar
Aksi nekat Rambo panjat tower listrik saat hendak bunuh diri, (Makassar Indeks/Rudi).

Pinrang -- Rambo (38) pria asal kampung Lamajakka, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan nekat mengakhiri hidupnya dengan memanjat tower listrik PLN bertegangan tinggi, Minggu (27/1) malam.

Aksi nekat Rambo menyita perhatian warga, sejak sore kemarin ia melakukan aksinya dengan memanjat tower PLN tersebut. Hingga akhirnya berhasil diturunkan paksa personil gabungan Polsek Suppa, dibantu tim SAR Pinrang, petugas PLN dan warga setempat sekira pukul 01.00 Wita, Senin (27/1) dini hari.

Saksi mata Ponggo (40) warga setempat saat dikonfirmasi melalui selularnya mengatakan, pelaku depresi sehingga dia nekat melakukan aksinya.

"Aksi Rambo ini nekat sekali pak, kita semua panik, bahkan ada keluarganyayang saksikan, dan warga sekitar. Dia itu sudah mau lompat dari atas tiang listrik. Memang orangnya agak stres," katanya Senin, (27/1).

Rambo akhirnya turun dari tower dan bakal di bawa ke RS Jiwa untuk melakukan pengobatan akibat depresi, (Makassar Indeks/Rudi).

Sementara itu, Kapolsek Suppa Pinrang Iptu Chandra mengatakan saat mendengar kejadian tersebut ia langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) bersama personil dan tim SAR.

"Informasi kejadian masuk ke saya sekitar pukul 22.00 Wita. Karena ini menyangkut listrik tegangan tinggi makanya personil dan tim SAR Pinrang maupun PLN tidak berani ambil resiko. Apalagi saat itu, Rambo sudah berada di ketunggian kurang lebih 40 meter melewati kabel jaringan kedua," ungkapnya, Senin (27/1).

Lanjut Iptu Chandra, Setelah megumpulkan informasi terkait yang bersangkutan, tim gabungan coba memperdayai pelaku dengan berpura-pura meninggalkan TKP.

"Kita berpura-pura meninggalkan TKP dan memantaunya dari jarak sekitar 70 meter. Alhamdulillah, pelaku sempat turun ke ketinggian 10 meter. Saat di posisi itu lah, kita kembali merapat dengan cara mengendap lalu memanjat tower dan meringkus pelaku," jelas Iptu Chandra.

Saat ini, kata Iptu Chandra, Rambo telah diserahkan kembali ke pihak keluarganya dan disarankan agar yang bersangkutan dirawat di Rumah Sakit Jiwa guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.