5 Manfaat Daun Singkong untuk Ibu Hamil

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak manfaat daun singkong untuk ibu hamil, mulai dari mencegah anemia hingga mendukung kesehatan tulang.
Daun singkong adalah daun dari tanaman Manihot esculenta yang kaya akan nutrisi. Daun ini mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral yang baik untuk dikonsumsi.
Pada ibu hamil, daun singkong mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan. Apa saja khasiatnya? Yuk cari tahu manfaat daun singkong untuk ibu hamil di bawah ini.
Manfaat Daun Singkong untuk Ibu Hamil
Dikutip dari jurnal Potential of Cassava Leaves in Human Nutrition: A Review oleh Sajid Latif, daun singkong adalah bahan alami yang banyak mengandung nutrisi, seperti protein, vitamin B1, B2, dan c. Daun singkong juga mengandung fosfor, kalium, kalsium, mangan, zat besi, hingga sodium.
Semua nutrisi ini dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mendukung kehamilannya. Berikut beberapa manfaat daun singkong untuk ibu hamil.
1. Mencegah Kurang Darah
Anemia atau kurang darah adalah kondisi yang rentan dialami oleh ibu hamil. Daun singkong mampu menjaga tubuh agar terhindar dari kondisi ini.
Kondisi anemia sendiri bisa meningkatkan risiko persalinan prematur dan mengganggu tumbuh kembang bayi dalam perut. Kandungan zat besi dalam daun singkong dapat membantu mendukung proses produksi sel darah merah sehat, sehingga ibu hamil bisa terhindar dari anemia.
2. Mendukung Perkembangan Janin
Daun singkong juga dapat mendukung perkembangan janin. Manfaat ini diperoleh dari kandungan asam folat dari daun singkong.
Asam folat dapat membantu pembentukan sel dan organ pada janin, mulai dari sel-sel otak hingga sumsum tulang belakang.
Ibu hamil memang dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mg setiap hari guna mendukung perkembangan janin. Kekurangan asam folat dikaitkan dengan risiko kelahiran prematur, hingga cacat pada bayi.
3. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Ibu hamil penting untuk menjaga kesehatan selama kehamilannya agar terhindar dari berbagai macam gangguan kesehatan. Maka dari itu, ia perlu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Daun singkong dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Daun singkong mengandung vitamin C dan zat karoten yang bertindak sebagai penangkal radikal bebas penyebab berbagai jenis penyakit.
4. Mengurangi Keluhan Gangguan Pencernaan
Daun singkong termasuk sayuran yang kaya akan serat dan nutrisi yang baik dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Sayuran ini mampu mengurangi sembelit yang sering dikeluhkan oleh ibu hamil.
Tidak hanya itu, daun singkong juga diyakini mampu meningkatkan nafsu makan pada ibu hamil. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh ibu hamil yang memiliki keluhan ini.
5. Merawat Kesehatan Tulang Ibu dan Janin
Manfaat daun singkong untuk ibu hamil lainnya adalah mampu menjaga kesehatan tulang ibu dan janin. Mengingat, daun singkong mengandung kalsium dan kalium yang bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang.
Daun singkong juga mengandung fosfor yang berfungsi untuk membangun dan memelihara tulang dan gigi.
Itulah beragam manfaat daun singkong untuk ibu hamil. Bagi Mama yang sedang hamil, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi daun singkong selama dalam porsi yang cukup dan tidak memiliki alergi terhadap singkong.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa saja kandungan nutrisi dalam daun singkong?

Apa saja kandungan nutrisi dalam daun singkong?
Dikutip dari jurnal Potential of Cassava Leaves in Human Nutrition: A Review oleh Sajid Latif, daun singkong adalah bahan alami yang banyak mengandung nutrisi, seperti protein, vitamin B1, B2, dan c. Daun singkong juga mengandung fosfor, kalium, kalsium, mangan, zat besi, hingga sodium.
Berapa banyak asam folat yang perlu dikonsumsi ibu hamil?

Berapa banyak asam folat yang perlu dikonsumsi ibu hamil?
Ibu hamil memang dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mg setiap hari guna mendukung perkembangan janin
Apa bahaya anemia pada ibu hamil?

Apa bahaya anemia pada ibu hamil?
Kondisi anemia sendiri bisa meningkatkan risiko persalinan prematur dan mengganggu tumbuh kembang bayi dalam perut.
