Anak di Bawah Usia 5 Tahun Disebut Apa? Ini Jawabannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak di bawah usia 5 tahun disebut balita atau prasekolah. Pada rentang usia ini, anak telah mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, serta emosional yang cukup baik.
Menurut Kementerian PPPA RI, anak yang berusia balita akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Pada rentan usia ini, bayi akan memiliki masa golden age , yang mana kemampuan kognitif serta fisik anak berkembang dengan baik.
Karena sedang berada dalam fase golden age, Mama sebagai orang tua sebaiknya memanfaatkan fase ini untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan demikian, seluruh kemampuan yang dimiliki akan berkembang secara maksimal. Untuk memahami lebih lanjut mengenai perkembangan anak balita, simak informasi penting di bawah ini ya, Ma.
Penjelasan Anak di Bawah Usia 5 Tahun
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, anak di bawah usia 5 tahun disebut balita. Balita adalah kelompok umur untuk anak yang berusia 2-5 tahun atau 24-60 bulan. Balita juga sering diartikan sebagai anak yang belum cukup umur untuk masuk sekolah formal.
Pada usia ini, anak disebut memiliki masa golden age. Artinya, kemampuan otak anak akan berkembang pesat dan lebih kritis.
Ketika ia berusia balita, bayi akan menyerap informasi dengan mudah. Maka dari itu, kelompok usia ini disebut sebagai golden age atau masa keemasan.
Pada tahapan ini, Mama memiliki peran penting dalam membimbing anak untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Hal ini perlu dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Perkembangan Anak di Bawah 5 Tahun
Mengutip Raising Children, anak di bawah 5 tahun akan mengembangkan berbagai jenis kemampuan. Pada perkembangan fisiknya, Mama mungkin akan menyadari bahwa anak di usia ini tidak banyak mengalami penambahan berat badan. Hal ini terjadi karena ia selalu aktif beraktivitas.
Balita akan mengalami perkembangan pesat pada kemampuan psikomotornya, khususnya pada kemampuan motorik kasar maupun halusnya. Anak akan senang berlari, memanjat, melompat, hingga melempar barang.
Selain kemampuan motorik kasarnya, anak juga akan mengembangkan kemampuan motorik halus, seperti menggambar, makan menggunakan sendok, memegang alat tulis, hingga bermain benda-benda lembut.
Pada kemampuan kognitifnya, anak akan mulai memahami beberapa istilah, bahkan menggunakan istilah tersebut. Ia juga sudah memahami perintah atau instruksi dasar yang diminta Mama.
Kemampuan sosial anak juga akan mengalami perkembangan. Ia akan mulai belajar berinteraksi dengan orang sekitarnya.
Balita juga akan mulai belajar emosi manusia. Ia juga senang melakukan permainan berbagi peran, seperti berpura-pura menjadi pahlawan heroik favoritnya.
Tips Mendukung Perkembangan Anak di Bawah 5 Tahun
Untuk mendukung tumbuh kembangnya pada usia balita, Mama bisa melakukan beberapa cara, yakni:
Rutin memberikan bacaan kepada anak atau membacakan dongeng sebelum tidur
Biarkan ia membantu Mama dalam menyelesaikan tugas rumah yang sederhana
Ajak anak untuk melakukan interaksi dengan teman sebayanya
Bersikap tegas dan konsisten terhadap aturan dan larangan agar anak tetap disiplin
Melatih anak mengembangkan kemampuan bahasanya dengan sering mengajaknya berbicara, memberikan tontonan edukasi, dan lain sebagainya
Lakukan berbagai macam permainan anak yang dapat merangsang kemampuan kognitifnya
Bantu anak dalam menyelesaikan masalah sederhana yang dihadapi.
Itulah tips-tips utamanya. Jangan lupa untuk tetap mencukupi kebutuhan asupan nutrisinya agar ia tetap memiliki berat badan yang ideal ya, Ma.
Tetap berikan dukungan positif saat anak mulai mengeksplorasi lingkungan sekitar. Akan tetapi, Mama tetap perlu memantaunya dengan saksama untuk menjaga keselamatan anak.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa kepanjangan dari balita?

Apa kepanjangan dari balita?
Balita adalah singkatan dari istilah bawah lima tahun
Apa itu balita?

Apa itu balita?
Balita adalah kelompok umur untuk anak yang berusia 2-5 tahun atau 24-60 bulan
Bagaimana perkembangan fisik anak balita?

Bagaimana perkembangan fisik anak balita?
Pada perkembangan fisiknya, Mama mungkin akan menyadari bahwa anak di usia ini tidak banyak mengalami penambahan berat badan. Hal ini terjadi karena ia selalu aktif beraktivitas.
