Apa Itu Blighted Ovum? Ini Penyebab dan Ciri-cirinya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Blighted ovum adalah salah satu masalah kehamilan yang perlu diwaspadai, Ma. Blighted ovum biasanya mempunyai gejala yang hampir sama dengan kehamilan biasa, sehingga jarang diketahui.
Blighted ovum juga sering disebut sebagai hamil kosong atau kehamilan anembrionik. Kondisi ini ditandai dengan tidak adanya embrio yang berkembang pada kehamilan.
Nah, untuk mengetahui apa saja penyebab blighted ovum dan ciri-cirinya, yuk simak penjelasan di bawah ini, Ma!
Apa Itu Blighted Ovum?
Mengutip dari Mayo Clinic, blighted ovum adalah kondisi yang terjadi ketika embrio tidak pernah atau berhenti berkembang dan tidak mengisi kantung janin atau plasenta. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah hamil kosong.
Blighted ovum pada umumnya terjadi di awal kehamilan, bahkan jauh sebelum Mama tahu bahwa sedang hamil. Kondisi ini juga biasanya jarang diketahui karena gejalanya hampir sama dengan tanda awal kehamilan.
Pada kasus blighted ovum, pembuahan sebenarnya tetap terjadi. Sayangnya, proses pembuahan tersebut tidak berkembang menjadi embrio.
Plasenta dan kantung embrionik tetaplah terbentuk, tetapi tetap kosong karena tidak ada embrio yang berkembang. Maka dari itu, kondisi ini disebut sebagai hamil kosong atau tidak jadi hamil.
Penyebab Blighted Ovum
Kehamilan dimulai dengan pembelahan sel telur yang telah dibuahi. Sel telur kemudian berkembang menjadi embrio dalam waktu 8-10 hari dan mulai tertanam di dinding rahim.
Setelah itu plasenta mulai terbentuk, sehingga berbagai jenis hormon kehamilan akan mengalami peningkatan. Dalam kasus blighted ovum, sel telur yang telah dibuahi tidak akan berkembang menjadi embrio atau akan berhenti berkembang.
Dikutip dari Healthline, penyebab blighted ovum hingga saat ini belum diketahui. Namun, banyak ahli yang percaya bahwa kondisi ini disebabkan oleh kelainan kromosom di dalam sel telur yang dibuahi.
Sel telur yang rusak sering kali dikaitkan dengan kelainan pada kromosom 9. Di samping itu, blighted ovum juga diyakini disebabkan oleh rendahnya kualitas sel sperma atau sel telur.
Ciri-ciri Blighted Ovum
Ketika kondisi ini terjadi, Mama mungkin mengira Mama sedang mengalami menstruasi yang lebih berat dari biasanya. Gejala blighted ovum juga pada umumnya hampir sama dengan tanda awal kehamilan, seperti:
Tes kehamilan positif
Nyeri dada dan bagian payudara
Periode menstruasi yang terlambat terlambat
Saat blighted ovum akan berakhir, gejalanya bisa berupa keguguran, seperti:
Bercak atau perdarahan vagina
Kram perut
Hilangnya nyeri payudara
Blighted ovum biasanya hanya bisa diketahui melalui USG. USG akan memberikan hasil yang akurat apakah terdapat embrio yang berkembang dalam kantung rahim atau tidak.
Untuk mengidentifikasi ada masalah ini atau tidak, ada baiknya Mama langsung memeriksakan diri ke dokter jika mendapatkan hasil kehamilan yang positif.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan blighted ovum?

Apa yang dimaksud dengan blighted ovum?
Blighted ovum adalah kondisi yang terjadi ketika embrio tidak pernah atau berhenti berkembang dan tidak mengisi kantung janin atau plasenta. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah hamil kosong.
Apa nama lain dari blighted ovum?

Apa nama lain dari blighted ovum?
Blighted ovum juga sering disebut sebagai hamil kosong atau kehamilan anembrionik
Apa penyebab hamil kosong?

Apa penyebab hamil kosong?
Penyebab hamil kosong atau blighted ovum hingga saat ini belum diketahui. Namun, banyak ahli yang percaya bahwa kondisi ini disebabkan oleh kelainan kromosom di dalam sel telur yang dibuahi.
