Konten dari Pengguna

Apa Itu Fetal Doppler? Ini Penjelasannya

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fetal doppler. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fetal doppler. Foto: Pexels.com

Ma, pernah mendengar fetal doppler? Ya, fetal doppler adalah salah satu perangkat yang digunakan untuk mengecek kondisi janin dalam kandungan.

Fetal doppler sendiri memiliki banyak fungsi, sehingga banyak ibu hamil tertarik untuk menggunakannya. Apalagi, fetal doppler ini mudah ditemukan di apotek terdekat, bahkan di marketplace.

Lantas, amankah penggunaan fetal doppler secara mandiri oleh ibu hamil? Guna mengetahuinya, Mama bisa menyimak informasi seputar fetal doppler di bawah ini.

Mengenal Fetal Doppler

Fetal doppler adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi detak jantung janin. Foto: Pexels.com

Dikutip dari Very Well Health, fetal doppler adalah suatu alat atau perangkat yang memanfaatkan gelombang suara untuk mendengarkan detak jantung janin. Alat ini banyak difungsikan oleh tenaga medis untuk menunjang pemeriksaan kehamilan.

Dengan diketahuinya detak jantung janin, Mama bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Misalnya, jika detak jantungnya normal selama awal kehamilan, Mama kemungkinan besar mempunyai risiko yang lebih rendah untuk keguguran.

Mengutip dari Medical News Today, cara penggunaan fetal droppler sangatlah mudah, yakni:

  • Siapkan alat fetal doppler terlebih dahulu

  • Gunakan gel ultrasound ataupun gel lidah buaya pada kulit untuk membantu detak jantung janin mudah terdengar

  • Tingkatkan volume perangkat, sehingga detak jantung janin bisa terdengar

  • Gunakan alat ini dalam waktu 1-2 menit saja. Apabila detak jantung tidak terdeteksi, fetal doppler tidak disarankan untuk digunakan untuk mencoba terus-menerus

  • Apabila janin bergerak saat penggunaan perangkat, hentikan dan matikan perangkat. Dengan adanya gerakan tersebut, ini bisa menjadi pertanda bahwa janin dalam kondisi yang sehat

Amankah Fetal Doppler Digunakan Ibu Hamil di Rumah?

Penggunaan fetal doppler di rumah sebaiknya dihindari jika tidak dianjurkan oleh dokter. Foto: Pixabay.com

Sebagai ibu hamil, tentunya Mama ingin senantiasa memantau kondisi kesehatan janin. Oleh karena itu, Mama mungkin tertarik untuk menggunakan alat ini

Baru-baru ini, fetal doppler telah dijual secara bebas dan banyak yang ingin melakukan pemeriksaan kehamilan menggunakan alat ini di rumah.

Lantas, apakah aman menggunakan fetal doppler di rumah secara mandiri?

Dirangkum dari laporan Healthline, sebenarnya tidak ada penelitian langsung yang menunjukkan bahwa fetal doppler dapat mengancam dan berbahaya bagi kesehatan. Namun, para ahli tidak menyarankan penggunaan alat ini secara mandiri di rumah.

Menurut Food and Drug Administration USA, ibu hamil bisa menggunakannya hanya ketika dokter merekomendasikan untuk menggunakannya demi keperluan medis tertentu.

Penggunaan gelombang suara yang panas, seperti pada fetal doppler secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kelainan pada janin hingga keguguran.

Di samping itu, perangkat ini tidak secanggih alat lain yang biasanya digunakan untuk tes kehamilan, seperti USG diagnostik, dan lain-lain. Maka dari itu, alat ini tidak disarankan untuk dicoba di rumah tanpa pengawasan tenaga medis.

Sebagai gantinya, Mama bisa melakukan pemeriksaan kesehatan janin dan kehamilan pada dokter kandungan atau bidan secara langsung. Prosedur dan hasilnya jauh lebih aman dan akurat dibandingkan penggunaan fetal doppler di rumah.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan fetal doppler?

chevron-down

Dikutip dari Very Well Health, fetal doppler adalah suatu alat atau perangkat yang memanfaatkan gelombang suara untuk mendengarkan detak jantung janin

Apakah penting mengecek detak jantung janin?

chevron-down

Dengan diketahuinya detak jantung janin, Mama bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Misalnya, jika detak jantungnya normal selama awal kehamilan, Mama kemungkinan besar mempunyai risiko yang lebih rendah untuk keguguran.

Berapa lama fetal doppler digunakan?

chevron-down

Gunakan alat ini dalam waktu 1-2 menit saja. Apabila detak jantung tidak terdeteksi, fetal doppler tidak disarankan untuk digunakan untuk mencoba terus-menerus