Konten dari Pengguna

Bagaimana Tata Cara Shalat Duduk untuk Ibu Hamil?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tata cara shalat duduk untuk ibu hamil (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tata cara shalat duduk untuk ibu hamil (Sumber: Pexels)

Mama belum lama ini mengikuti sebuah kajian yang kebetulan membahas mengenai tata cara shalat duduk untuk ibu hamil. Seperti yang kita ketahui, bagi umat muslim, shalat merupakan sebuah kewajiban yang harus dijalankan. Tidak terkecuali juga untuk ibu hamil.

Dengan kondisi Mama-Mama yang sedang mengandung, bukanlah suatu halangan buat beribadah. Justru dengan menunaikan shalat bisa membuat hati Mama-Mama menjadi lebih tenang selama masa kehamilan ini.

Akan tetapi, ketika trimester ketiga akan ada berbagai perubahan tubuh yang membuat Mama-Mama menjadi tidak nyaman. Sebagai contoh, saat perut kehamilan semakin besar, mungkin kita akan kesulitan saat posisi rukuk maupun sujud ketika menjalankan shalat.

Mama-Mama enggak perlu khawatir, karena sejatinya Allah SWT senantiasa memudahkan setiap hamba-Nya yang akan menjalankan ibadah. Maka dari itu, perintah shalat lima waktu perlu tetap dilaksanakan dalam kondisi apa pun.

Sebagaimana yang tertuang dalam Surat An Nur ayat 58 yang berbunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ۚ مِنْ قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُمْ مِنَ الظَّهِيرَةِ وَمِنْ بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ ۚ ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ ۚ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ ۚ طَوَّافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya'. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebagian kamu (ada keperluan) kepada sebagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

Ilustrasi wanita salat. Foto: Shutterstock

Jadi, ibu hamil pun tetap diwajibkan mendirikan shalat. Meski begitu, Allah tidak akan mempersulit keadaan ibu hamil dan tetap diperbolehkan shalat dalam posisi duduk. Nah, berikut adalah beberapa tata cara shalat duduk untuk ibu hamil yang perlu kamu ketahui.

Cek selengkapnya di sini ya, Ma!

Tata Cara Shalat Duduk untuk Ibu Hamil

Cara Shalat Duduk untuk Ibu Hamil

Begini tata cara shalat duduk untuk ibu hamil sesuai dengan panduan syariah Islam, Ma.

  1. 1. Tetap Menghadap Kiblat

    Dalam penjelasan yang Mama lihat dari video YouTube Yufid TV, dijelaskan bahwa setiap shalat dalam posisi apa pun, mau berdiri atau duduk tetap harus menghadap pada kiblat. Syarat shalat menghadap kiblat ini tidak boleh dilewatkan. Jika tidak, maka shalat pun dianggap tidak sah.

  2. 2. Shalat dalam Keadaan Duduk Bersila

    Ibu hamil terutama yang di usia akhir kehamilan, mungkin akan kesulitan menjalankan shalat sambil berdiri. Mengingat kondisi perut yang sudah semakin membesar, terdapat beberapa gerakan shalat seperti sujud dan rukuk yang agak susah buat dilakukan. Bagi kamu yang juga sedang dalam usia akhir kehamilan, tidak masalah kok buat menjalankan shalat dengan posisi duduk bersila. Bahkan shalat dengan posisi duduk bersila ini juga dianjurkan oleh istri Rasulullah, yakni Aisyah. Seperti yang tertuang dalam hadis berikut ini: “Aku melihat Nabi Muhammad SAW shalat sambil duduk bersila.” (HR. Nasa’i 1672 & Daraquthni 1499).

  3. 3. Shalat dengan Duduk atau Posisi Ternyaman untuk Ibu Hamil

    Shalat untuk ibu hamil sebenarnya tidak terpaku hanya dengan posisi duduk bersila saja. Buat ibu hamil, kamu bisa melaksanakan shalat dengan posisi duduk yang paling nyaman menurutmu. Menurut penuturan Ustaz Arrazy, yang Mama kutip dari laman kumparanMom, ibu hamil diperbolehkan shalat dengan duduk di lantai atau bahkan di atas kursi. Allah tidak akan pernah memberatkan hamba-Nya yang berniat beribadah. Jadi, shalat dengan posisi duduk apa pun bisa kamu lakukan dan tidak akan menggugurkan pahala shalatnya.

  4. 4. Shalat dengan Duduk sambil Kaki di Depan

    Ibu hamil seringkali mengalami kram atau nyeri pada punggung, pinggang hingga kaki, ya. Tata cara shalat berikutnya yang bisa dilakukan oleh bumil adalah shalat dengan kaki diselonjorkan di depan. Cara shalat ini juga bisa kamu lakukan ketika kamu merasa tidak nyaman duduk bersila atau saat kakimu sedang terasa kram atau bengkak.

  5. 5. Shalat dengan Isyarat Pengganti

    Gerakan shalat seperti rukuk atau sujud yang dirasakan sulit dilakukan oleh ibu hamil bisa digantikan dengan isyarat pengganti. Sebagai contoh, Mama-Mama masih mampu untuk shalat sambil berdiri, tapi tidak mampu dalam gerakan rukuk. Maka, kamu bisa mengganti gerakan rukuk tersebut dengan membungkuk sedikit atau yang memang semampumu saja. Hal ini juga telah tertuang dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh HR Bukhari, yang berbunyi: “Shalatlah sambil berdiri, jika tidak mampu, maka kerjakanlah sambil duduk. Jika tidak mampu juga, maka kerjakan dengan berbaring miring.” (HR. Bhukari).

Itulah dia tata cara shalat duduk untuk ibu hamil. Jadi, meski sedang dalam kondisi hamil besar, kamu bisa tetap menjalani shalat dengan nyaman dan tetap bernilai pahala di dalamnya. Semoga informasi ini bisa membantumu dalam lebih memahami lagi nilai-nilai agama ya, Ma!

(AN)