Konten dari Pengguna

Cara Mengatur Waktu Bermain Anak yang Perlu Ibu Ketahui

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Waktu anak bermain perlu diatur agar mereka tidak melupakan aktivitas lainnya. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Waktu anak bermain perlu diatur agar mereka tidak melupakan aktivitas lainnya. Foto: Pexels.com

Keseringan bermain terkadang bisa membuat anak melupakan aktivitas lainnya, seperti belajar, mandi, makan, dan lain sebagainya. Maka dari itu, Mama perlu mengetahui cara mengatur waktu bermain anak dengan tepat.

Dengan mengatur waktu bermain, anak diharapkan tidak akan meninggalkan kegiatan penting lainnya. Mengatur waktu bermain anak juga bisa membantu si kecil memahami manajemen waktu dengan baik.

Namun, beberapa Mama mungkin sulit untuk mengatur waktu bermain anak karena berbagai kesibukan. Akan tetapi, Mama tidak perlu khawatir, ada berbagai cara mengatur waktu bermain anak.

Untuk mengetahuinya, yuk simak ulasan mengenai tips mengatur waktu anak bermain di bawah ini.

Cara Mengatur Waktu Bermain Anak

Salah satu cara mengatur waktu bermain anak adalah menetapkan jadwal harian. Foto: Pexels.com

Dikutip dari Very Well Family, pada dasarnya, anak-anak butuh waktu bermain, Ma. Ada banyak manfaat bermain untuk anak dan semuanya dapat mendukung perkembangan kognitif, fisik, sosial, dan emosi anak-anak.

Secara alamiah, anak-anak selalu memiliki keinginan untuk bermain. Namun, pada beberapa anak, keinginan bermainnya mungkin sulit dikontrol, sehingga si kecil ingin bermain secara terus-menerus.

Padahal, aktivitas bermain yang berlangsung lama akan membuatnya lupa dengan waktu makan, waktu tidur, dan waktu untuk belajar.

Mama mungkin bingung, bagaimana cara yang tepat untuk mengatur waktu bermain anak. Makanya, yuk cara mengatur waktu bermainnya di bawah ini.

1. Tetapkan Jadwal Harian

Mama dianjurkan untuk membuat jadwal harian untuk aktivitas anak. Misalnya, waktu untuk mengerjakan PR sebaiknya dilakukan selama 10-50 menit, dan bisa disesuaikan dengan tingkat pendidikan anak.

Hal ini akan membantu anak untuk mengatur waktunya dengan baik tanpa melupakan beberapa aktivitas pentingnya.

Untuk waktu bermain sendiri, Mama dianjurkan untuk memberikan waktu kepada anaknya minimal 1-2 jam setiap hari.

2. Jadwal yang Fleksibel

Alih-alih menetapkan jadwal ketat, Mama bisa mencoba jadwal harian yang fleksibel, tetapi tetap teratur. Kamu sebaiknya melakukan hal ini, sebab jadwal dan rutinitas harian yang sudah ditetapkan dapat membuat anak bosan dan tidak merasa senang.

Contohnya, jika Mama ingin anak hanya bermain pada jam 10 pagi, tetapi anak kamu sedang lelah, dan tidak ingin bermain, Mama bisa memindahkan jadwal mainnya ke waktu lain, seperti jam 4 sore.

Selama tidak mengurangi durasi waktu yang telah ditetapkan, Mama bisa membiarkan anaknya menikmati aktivitas yang diinginkan.

Dikutip dari Healthline, memaksa anak untuk patuh terhadap jadwal yang ketat akan berdampak buruk bagi perkembangan anak.

Meskipun demikian, Mama tetap harus tegas pada aktivitas krusial, seperti waktu tidur, sehingga anak tidak memiliki rutinitas yang sangat berbeda dari hari-hari sebelum.

3. Bagi Waktu Bermain Sesuai Jenis Aktivitasnya

Membagi waktu bermain anak sesuai dengan permainan atau aktivitasnya. Foto: Pexels.com

Mengutip dari Romper, Mama perlu membagi waktu bermain anak dengan tepat sesuai dengan jenis permainannya.

Untuk permainan yang terstruktur dan dipandu oleh orang lain, Mama bisa mengajak anak Mama untuk bermain selama 10-30 menit. Selain itu, Mama perlu memastikan bahwa anak memiliki waktu untuk permainan bebas selama 1-2 jam.

Permainan bebas adalah jenis permainan atau aktivitas menyenangkan bagi anak yang tidak memerlukan instruksi rumit. Dengan begini, anak Mama bisa mengembangkan kemampuan kreativitasnya dengan baik.

4. Aktivitas yang Menyenangkan

Mama bisa mengajak si kecil untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, tetapi tidak membatasi kreativitasnya. Misalnya, Mama bisa mengajaknya bermain di luar ruangan dan membiarkannya mengeksplorasi alam sekitarnya.

Mama juga sebaiknya menghindari pemberian screen-time secara berlebihan pada anak, seperti sering membiarkannya nonton TV atau main video game dalam waktu yang lama.

5. Latih Anak untuk Bertanggung Jawab

Dengan melatih anak untuk bertanggung jawab, anak akan belajar tentang kewajibannya untuk tetap menjalankan aktivitas sesuai dengan porsinya.

Misalnya, anak perlu menjaga kesehatan tubuhnya, maka Mama perlu mengajarkan bahwa ia butuh waktu untuk makan dan tidur sekian lama sehingga tubuhnya tetap sehat dan tidak sakit.

Mama juga perlu menanamkan rasa tanggung jawab sebagai siswa, sehingga anak Mama akan belajar untuk bertanggung jawab dengan meluangkan waktunya untuk belajar dan mengerjakan PR.

Itu dia tips cara mengatur waktu bermain anak. Yuk Ma, terapkan cara-cara di atas agar anak bisa menjadi lebih mandiri dan bertanggung jawab.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa manfaat bermain untuk anak?
chevron-down

Bermain dapat mendukung perkembangan kognitif, fisik, sosial, dan emosi anak-anak.

Berapa lama waktu anak bermain?
chevron-down

Untuk waktu bermain sendiri, Mama dianjurkan untuk memberikan waktu kepada anaknya minimal 1-2 jam setiap hari

Pentingkah melatih tanggung jawab pada anak?
chevron-down

Dengan melatih anak untuk bertanggung jawab, anak akan belajar tentang kewajibannya untuk tetap menjalankan aktivitas sesuai dengan porsinya