Jenis-jenis Hormon Ibu Hamil yang Perlu Ibu Ketahui

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hormon adalah salah satu zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Saat kehamilan, ada berbagai jenis hormon ibu hamil yang diproduksi dan mempengaruhi fisik dan psikis.
Hormon sendiri ialah zat kimia yang biasanya dibuat oleh sel-sel khusus pada kelenjar endokrin. Zat ini dapat mempengaruhi berbagai sistem dan fungsi kerja tubuh.
Mama pasti sudah mendengar beberapa jenis hormon yang berkaitan dengan kehamilan, seperti hCG dan lain-lain. Selain itu, masih banyak jenis hormon yang berperan dalam proses kehamilan.
Di bawah ini, terdapat beberapa jenis hormon ibu hamil. Apa saja? Yuk simak informasi penting seputar hormon kehamilan di bawah ini!
Jenis-jenis Hormon Ibu Hamil
Dirangkum dari Parents, berikut beberapa jenis hormon ibu hamil beserta fungsinya.
1. Human Chorionic Gonadotropin (hCG)
Human chorionic gonadotropin hormone (hCG) adalah hormon ibu hamil yang diproduksi oleh plasenta. Hormon ini sering kali digunakan sebagai acuan tanda kehamilan pada ibu hamil.
Hormon hCG memiliki fungsi untuk menjaga kehamilan serta mendukung perkembangan janin. Gangguan pada hormon HCG bisa menyebabkan beberapa kondisi, seperti kehamilan ektopik, hamil anggur, dan beberapa masalah kehamilan lainnya.
2. Progesteron
Progesteron adalah salah satu hormon yang memainkan peran penting dalam mendukung kehamilan pada ibu hamil. Progesteron juga mempengaruhi perubahan fisik dan suasana hati ibu hamil.
Progesteron memiliki beberapa fungsi, di antaranya:
Melindungi otot rahim agar tetap rileks dan tidak tegang selama kehamilan
Menjaga ketebalan dinding rahim selama perkembangan janin
Menjaga sistem kekebalan tubuh selama kehamilan
Mendukung perubahan payudara dalam memproduksi ASI
Perubahan kadar progesteron bisa menyebabkan beberapa keluhan selama kehamilan, seperti sakit perut, pusing, mulas, mual, hingga sembelit.
3. Estrogen
Mama pasti sudah tidak asing dengan hormon estrogen. Hormon estrogen sendiri sudah ada dalam tubuh Mama bahkan sebelum kehamilan, hanya saja kadarnya akan mengalami peningkatan saat hamil.
Kenaikan kadar hormon ini menyebabkan morning sickness selama awal-awal kehamilan. Hormon ini juga berperan dalam perubahan fisik pada ibu hamil.
Estrogen berfungsi untuk mendukung perubahan fisik yang mendukung penyalurann nutrisi ke janin, mendukung perkembangan janin, serta mendukung pembesaran saluran susu di payudara.
4. Relaksin
Relaksin adalah salah satu hormon yang diproduksi secara alami oleh tubuh ketika sedang mengandung. Fungsi utamanya adalah memperbesar otot panggul guna mendukung pertumbuhan janin serta proses persalinan nanti.
5. Oksitosin
Hormon oksitosin adalah hormon yang memainkan peran penting dalam proses persalinan. Fungsi dari relaksin adalah melenturkan leher rahim, sehingga bayi akan mudah keluar.
Tak hanya itu, hormon ini juga akan memberikan rangsangan pada puting payudara untuk memproduksi air susu selama kehamilan.
6. Prolaktin
Prolaktin merupakan hormon yang memiliki peningkatan 10-20 kali selama kehamilan. Hormon ini berfungsi mempersiapkan jaringan payudara untuk menyusui dan memproduksi ASI dalam jumlah yang besar.
Itulah beberapa jenis hormon ibu hamil. Beberapa perubahan kadar hormon-hormon ini akan membuat Mama tidak nyaman saat hamil.
Jika Mama merasakan ketidaknyamanan yang sangat mengganggu, jangan perlu ragu untuk melakukan konsultasi agar keluhan dapat teratasi dengan baik.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu hCG?

Apa itu hCG?
Human chorionic gonadotropin hormone (hCG) adalah hormon ibu hamil yang diproduksi oleh plasenta. Hormon ini sering kali digunakan sebagai acuan tanda kehamilan pada ibu hamil.
Apa fungsi hormon esterogen pada ibu hamil?

Apa fungsi hormon esterogen pada ibu hamil?
Estrogen berfungsi untuk mendukung perubahan fisik yang mendukung penyalurann nutrisi ke janin, mendukung perkembangan janin, serta mendukung pembesaran saluran susu di payudara.
Apa dampak perubahan kadar hormon progesteron?

Apa dampak perubahan kadar hormon progesteron?
Perubahan kadar progesteron bisa menyebabkan beberapa keluhan selama kehamilan, seperti sakit perut, pusing, mulas, mual, hingga sembelit.
