Payudara Lembek Apakah Tanda ASI Sedikit?

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Payudara terasa lunak biasanya dikaitkan dengan jumlah ASI yang sedikit. Masalahnya, apakah benar payudara lembek tanda ASI sedikit?
Pertanyaan ini mungkin Mama khawatirkan ketika merasa payudara mulai terasa lunak saat menyusui. Sebagian orang mungkin akan menjawab ya karena jika payudara penuh dengan ASI biasanya akan membesar.
Namun, bagaimana dari pandangan medis? Benarkan payudara terasa lembek tanda ASI sedikit? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut ini.
Payudara Lembek Apakah Tanda ASI Sedikit?
Pada Mama yang sedang menyusui, payudara yang terasa padat dan lembek tentunya berkaitan langsung dengan produksi ASI.
Pada payudara yang terasa berisi, hal ini menandakan penuhnya asupan ASI dalam payudara yang mana jika tidak dikeluarkan, akan membuat Mama merasa tidak nyaman dan kesakitan.
Payudara yang terasa kencang dan padat juga biasanya akan mengeras dan dapat menyebabkan munculnya sumbatan pada aliran ASI, sehingga Mama perlu segera mengeluarkannya untuk mengatasi gejala tidak nyaman tersebut.
Pada payudara yang terasa lembek, hal ini bisa dikaitkan dengan penurunan produksi ASI. Mengutip dari Very Well Family, payudara lembek bisa menjadi tanda ASI sedikit jika disertai dengan gejala lainnya, seperti payudara mengeluarkan ASI sangat sedikit atau tidak sama sekali.
Namun, perlu dipahami bahwa payudara terasa lembek dan tidak penuh bukan sepenuhnya menjadi tanda ASI kurang. Payudara terasa lembek juga bisa perubahan tubuh Mama sebagai cara menyesuaikan diri sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan bayi.
Dikutip dari Healthline, sebagian ibu menyusui dilaporkan bahwa payudaranya mulai tampak lebih mengecil, melunak, atau kembali ke bentuk semulanya seiring berjalannya waktu. Hal ini dikaitkan dengan seberapa rutin pemberian ASI kepada bayinya.
Cara Mengatasi ASI Sedikit
Produksi ASI sedikit disebabkan oleh berbagai macam faktor, mulai dari masalah pada menyusui, perubahan hormon setelah melahirkan, melahirkan, penggunaan obat-obatan tertentu, dan stres.
Saat ASI Mama berkurang atau sedikit, terdapat beberapa tanda, mulai dari payudara terasa lembek dan disertai dengan gejala lainnya, seperti bayi tidak merasa puas saat menyusu, bayi jarang buang air, tidak bertambah berat badan, dan bayi memiliki tanda-tanda dehidrasi.
Mengutip dari Raising Children, ada beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk mengatasi ASI sedikit, beberapa di antaranya:
Lakukan pijatan pada payudara. Hal ini bisa memaksimalkan pasokan ASI dengan cara melancarkan aliran darah dan oksigen yang dapat merangsang produksi ASI
Jadwalkan aktivitas menyusui dengan baik. Contohnya, biasakan menyusui bayi sebanyak 8-12 kali setiap 24 jam
Konsumsi makanan sehat yang dapat merangsang produksi ASI, seperti sayur hijau, gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan segar
Lakukan relaksasi untuk mengurangi stres yang mengakibatkan produksi susu menurun
Cukupi kebutuhan cairan harian untuk menghindari terjadinya dehidrasi
Istirahat dengan cukup dan hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol
Itulah penjelasan seputar produksi ASI menurun. Jadi, kesimpulan dari ulasan di atas adalah payudara lembek bisa menjadi tanda ASI sedikit apabila ditandai dengan beberapa gejala ASi sedikit lainnya.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab produksi ASI sedikit?

Apa penyebab produksi ASI sedikit?
Produksi ASI sedikit disebabkan oleh berbagai macam faktor, mulai dari masalah pada menyusui, perubahan hormon setelah melahirkan, melahirkan, penggunaan obat-obatan tertentu, dan stres.
Apa saja tanda ASI sedikit?

Apa saja tanda ASI sedikit?
Saat ASI Mama berkurang atau sedikit, terdapat beberapa tanda, mulai dari payudara terasa lembek dan disertai dengan gejala lainnya, seperti bayi tidak merasa puas saat menyusu, bayi jarang buang air, tidak bertambah berat badan, dan bayi memiliki tanda-tanda dehidrasi.
Apa cara efektif dalam meningkatkan produksi ASI?

Apa cara efektif dalam meningkatkan produksi ASI?
Lakukan pijatan pada payudara. Hal ini bisa memaksimalkan pasokan ASI dengan cara melancarkan aliran darah dan oksigen yang dapat merangsang produksi ASI
