Perkembangan Bayi 8 Bulan: Mulai Belajar Berdiri

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemampuan atau perkembangan bayi 8 bulan semakin menakjubkan ya, Ma. Kalau pada bulan sebelumnya bayi belajar merangkak, pada usia ini bayi sudah mulai belajar berdiri. Keinginannya untuk mengeksplorasi hal-hal di sekelilingnya juga semakin meningkat.
Si kecil pun mulai sering mengajak “ngobrol” duluan kepada kedua orang tuanya. Mama ingat, waktu anak Mama usianya memasuki 8 bulan, dia memang sedikit lebih cerewet dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Ketika dia mengalami hal yang menurutnya tidak sesuai dengan keinginannya, dia sudah mulai bisa menunjukkannya dengan cara berceloteh atau memperlihatkan ekspresi sedih atau marah.
Kalau saat itu Mama sih mengatasinya dengan balik mengajaknya berbicara, misalnya, “jangan begitu ya Adek,” pokoknya Mama coba berikan pengertian kalau itu tuh tidak baik.
Memang sih selalu ada saja kejutan ya kalau melihat tumbuh kembang anak. Layaknya memulai petulangan setiap memasuki usia barunya ya.
Kalau bicara pertumbuhan fisik, umumnya bayi laki-laki usia 8 bulan memiliki berat badan 7-10,5 kilogram dengan panjang 66,5-74 centimeter, sementara itu bayi perempuan biasanya berbobot 6,3-10 kilogram dengan panjang badan sekitar 64-73 centimeter.
Penasaran apa saja perkembangan bayi 8 bulan? Simak penjelasan detailnya di sini ya!
Perkembangan Bayi 8 Bulan
1. Perkembangan Motorik
Pada usia ini bayi mulai bisa mengangkat tubuhnya menggunakan tangan dan lutut, ini sebagai lanjutan dari usia 7 bulan bayi yang mulai bisa gerakan merangkak. Selain itu, si kecil juga biasanya suka menggerakkan tubuhnya ke depan dan belakang. Gerakan-gerakan tersebut guna menguatkan otot-ototnya untuk kelak belajar berjalan.
Biasanya bayi 8 bulan juga sudah mulai belajar berdiri. Meskipun masih harus kamu pegangi dengan hati-hati.
Lalu bagimana dengan penggunaan baby walker? Dari yang pernah Mama baca sih, katanya penggunaan baby walker tidak terlalu disarankan. Pasalnya pemakaian baby walker cenderung tidak aman dan bisa menyebabkan kecelakaan, misalnya terjatuh.
Penggunaaan baby walker juga mengurangi stimulasi kepada bayi untuk lebih banyak beraktivitas di lantai. Padahal dengan bermain di lantai bisa membuat si kecil lebih banyak belajar untuk merangkak, berdiri, sampai akhirnya bisa berjalan.
Gerakan tangan bayi juga semakin baik koordinasinya pada usia ini. Kamu bisa coba memberikannya mainan. Untuk melihat si kecil lebih aktif menggerakkan mainannya. Kalau di usia 7 bulan, bayi lebih banyak menjatuhkan mainan atau apa pun yang dia pegang. Kini dia sudah bisa membanting, meremas, atau memukulnya.
Karena gerakan koordinasi tangannya semakin baik, Mama-Mama pun dapat mulai memberikan finger foods atau makanan kecil yang bisa dipegang. Di usia ini bayi sudah bisa mengambil dan menggenggam makanan dengan tangannya. Kamu bisa memberikan finger foods yang lunak seperti apel, kentang, maupun brokoli. Pastikan cara memasaknya tetap sehat dan steril ya!
2. Perkembangan Sosial
Dari segi kemampuan sosial, bayi 8 bulan pun semakin menunjukkan perkembangan yang pesat. Di usia ini si kecil sudah bisa menirukan perilaku orang dewasa, misalnya berpura-pura mengangkat telepon maupun menyisir rambut.
Kemampuan penglihatannya juga semakin sempurna, sehingga bayi sudah bisa mengenali orang atau suatu objek dari jarak jauh. Hal yang perlu diperhatikan adalah, bayi akan tetap merasa tidak aman ketika menemukan atau mendengar sesuatu yang kurang familiar baginya. Apabila ini terjadi, Mama-Mama bisa memberikan pelukan untuk menenangkannya ya.
3, Perkembangan Bahasa
Bayi usia 8 bulan sudah bisa mengucapkan suatu kata dengan benar yang ditujukan untuk menyebut seseorang, misalnya ‘mama’ atau ‘papa’. Biar semakin menstimulasi perkembangan bahasanya, kamu bisa lebih sering mengajaknya berkomunikasi. Mulai dari mengenalkannya dengan berbagai suara, mencari sumber suara, menirukan kata-kata, maupun menyebutkan nama objek gambar yang ada di buku. Mama-Mama juga bisa membacakan dongeng untuk anak supaya kosakata yang mereka miliki semakin bertambah.
Pada usia ini bayi juga sudah bisa menangkap apa yang kamu sampaikan tidak hanya dari ekspresi tapi juga dari gerakan badan. Contohnya ketika bayi menjatuhkan barang lalu berteriak, Mama-Mama bisa memberikan pengertian kepadanya sambil menggerakkan tangan dan mengatakan, "Kenapa dilempar?," kemudian kamu bisa mulai mengalihkan perhatiannya dengan hal-hal yang lain.
Enggak kerasa ya, si kecil udah usia 8 bulan aja. Sebagai orang tua tentunya kita harus terus mengawasi buah hati, soalnya masa-masa ini bakal banyak terjadi perubahan yang signifikan terkait perkembangannya. Selamat menikmati tumbuh kembangnya ya. Jangan lupa abadikan setiap prosesnya dengan kamera atau ponsel yang kamu miliki!
(AN)
