Tahap Perkembangan Bayi 12 Bulan yang Normal

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa waktu lalu, Mama sempat mencari info soal tahap perkembangan bayi 12 bulan yang normal. Soalnya, Mama pengin tahu nih apakah anak Mama yang berusia 12 bulan ini sudah tumbuh dengan baik atau belum.
Sebagai ibu, tentunya kita ingin anak-anak kita bisa tumbuh dengan optimal. Mama yakin pasti bukan cuma Mama saja nih yang suka ngecek tahap perkembangan bayi. Kamu juga begitu kan, Ma?
Nah, dari yang Mama baca di What to Expect, bayi usia 12 bulan memang akan memperlihatkan banyak perubahan, Ma. Misalnya, pada usia ini, bayi biasanya tidur sekitar 11 jam di malam hari dan umumnya masih tidur siang dua kali setiap hari.
Di usia 12 bulan juga ukuran otak bayi sudah bertambah besar dua kali lipat, lho Ma! Makanya, akan banyak sekali capaian-capaian yang diraih anak usia 12 bulan seperti berikut ini.
Tahap Perkembangan Bayi 12 Bulan
Mengutip Healthy Children, berikut adalah milestone bayi atau perkembangan bayi 12 bulan.
Perkembangan Gerakan
Duduk tanpa bantuan.
Merangkak.
Menarik objek dengan tangan dan mendorong dengan kaki.
Berubah dari posisi duduk ke posisi merangkak atau tengkurap tanpa bantuan.
Menarik diri untuk berdiri.
Berjalan dengan berpegangan.
Berdiri sebentar tanpa bantuan.
Dapat berjalan dua atau tiga langkah tanpa bantuan.
Perkembangan Keterampilan Tangan dan Jari
Menggenggam dengan cengkeraman yang cukup kuat.
Menempatkan benda ke dalam wadah.
Mengambil benda dari wadah.
Menunjuk dengan jari telunjuk.
Mencoba meniru coretan.
Perkembangan Bahasa
Memberikan perhatian pada orang yang berbicara.
Menanggapi ucapan sederhana dari orang tua.
Menjawab "ya" atau “tidak”.
Menggunakan gerakan sederhana, seperti menggelengkan kepala untuk "tidak".
Mulai mengoceh saat menginginkan sesuatu.
Mengatakan "papa" dan "mama".
Mengucapkan seruan, seperti “oh-oh!”
Mencoba meniru kata-kata.
Perkembangan Kognitif
Mengeksplorasi objek dengan berbagai cara (mengguncang, membenturkan, melempar, menjatuhkan).
Menemukan benda tersembunyi dengan mudah.
Melihat gambar yang benar ketika gambar tersebut dinamai.
Meniru gerakan.
Mulai menggunakan benda dengan benar (minum dari cangkir, menyisir rambut, menggunakan telepon).
Perkembangan Sosial dan Emosional
Malu atau cemas dengan orang asing.
Menangis saat Mama atau Papa pergi.
Senang meniru orang yang sedang bermain.
Menunjukkan respons khusus untuk orang dan mainan tertentu.
Menguji respons orang tua terhadap tindakannya selama menyusui (Apa yang Mama-Mama lakukan ketika dia menolak makanan?).
Menguji respons orang tua terhadap perilakunya (Apa yang kamu lakukan jika dia menangis setelah kamu meninggalkan ruangan?).
Mungkin takut dalam beberapa situasi.
Lebih menyukai bersama Mama daripada yang lainnya.
Mengulangi suara atau gerakan untuk mendapatkan perhatian.
Makan dengan tangannya sendiri.
Itu dia beberapa perkembangan bayi usia 12 bulan, Ma. Tetapi perlu diingat, setiap bayi memiliki perkembangannya masing-masing. Jadi tidak bisa dikatakan dengan tepat kapan anak akan menyempurnakan keterampilannya.
Meskipun tahapan perkembangan ini akan memberi Mama-Mama gambaran umum tentang perubahan seiring bertambahnya usia anak, jangan khawatir jika perkembangannya sedikit berbeda.
Tetapi, Mama perlu berhati-hati jika bayi menunjukkan salah satu dari tanda-tanda kemungkinan keterlambatan perkembangan berikut dalam rentang usia 8 hingga 12 bulan.
Tidak merangkak
Menyeret satu sisi tubuh saat merangkak (selama lebih dari satu bulan).
Tidak bisa berdiri saat dibantu.
Tidak mencari objek yang disembunyikan saat dia diajak untuk mencari.
Tidak mengucapkan sepatah kata pun (“mama” atau “papa”).
Tidak belajar menggunakan gerak tubuh, seperti melambaikan tangan atau menggelengkan kepala.
Tidak menunjuk ke objek atau gambar.
Kalau bayi ternyata menunjukkan beberapa tanda berikut, segera konsultasikan dengan dokter supaya bisa diketahui apa penyebabnya.
(RPR)
