Ancaman Resesi 2023, Begini Prediksi BPS Sulawesi Utara
·waktu baca 2 menit

MANADO - Ancaman resesi di tahun 2023 menjadi isu yang paling sering didengar belakangan ini. Banyak faktor yang membuat ancaman kemerosotan ekonomi ini bisa terjadi. Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani bahkan terus mengingatkan terkait ancaman resesi tersebut.
Namun demikian, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menyampaikan rasa optimismenya jika Indonesia terlebih khusus Sulut mampu menghadapi ancaman tersebut. Dikatakannya, perekonomian di Sulut dalam kondisi yang baik.
"Kita optimis saja sementara ini. Fundamental ekonomi kita bagus," kata Asim saat ditanya terkait resesi.
Dikatakan Asim, indikator yang membuat optimis adalah angka inflasi di Sulawesi Utara yang tergolong rendah dan bisa terjaga dengan baik selama ini. Salah satu yang membuat resesi adalah angka inflasi yang tinggi.
"Apalagi di akhir tahun 2022 lalu, Sulawesi Utara mengumumkan upah minimum yang kenaikannya di atas dari angka inflasi. Kenaikan sekitar lima persen dan angka inflasi di empat persen. Tentunya ini menggembirakan untuk para tenaga kerja," kata Asim.
Sementara itu, terkait dengan pencabutan PPKM di Indonesia, Asim menyebutkan jika hal itu semakin membuat optimis pertumbuhan ekonomi semakin baik.
"Ekonomi kita punya pengalaman cukup bagus di tahun 2021, ketika pembatasan dibuka terjadi pergerakan ekonomi cukup dinamis. Jika ditambah dengan event pariwisata, tentunya kita akan punya hal yang baik di tahun 2023 ini," ujar Asim kembali.
manadobacirita
