Daftar Korban Kecelakaan Mobil Tangki BBM, 1 Orang Belum Teridentifikasi
ยทwaktu baca 2 menit

MINSEL - Kecelakaan yang melibatkan mobil tangki pengangkut BBM bernomor polisi B 9902 SFU milik Elnusa Petrofin dengan dua minibus avanza bernomor polisi DB 70 EL dan DB 1223 OL di ruas jalan Trans Sulawesi Munte Maruasey, Rabu (8/3) malam mengakibatkan empat orang meninggal dunia.
Keempat korban meninggal berasal dari dua minibus avanza yang terlindas oleh mobil tangki. Mereka tak bisa melarikan diri saat terjadi ledakan besar dari mobil tangki yang membawa 15 ribu liter pertalite sebelum kemudian terbakar.
Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan (Minsel), Iptu Bayu Damara mengatakan kejadian berawal ketika mobil tangki pengangkut BBM dari arah Manado ke Minsel mengalami bocor rem di jalan Munte sekitar pukul 19.15 Wita.
Karena rem blong, sopir kendaraan berisi BBM kemudian membanting setir ke kanan dan menabrak pagar pembatas. Setelah itu, sopir kembali memutar setir ke kiri. Hal inilah yang membuat kendaraan menjadi oleng dan akhirnya terbalik di tengah jalan.
Nahasnya, dari arah Minsel ke Manado ada dua minibus avanza bernomor polisi DB 70 EL dan DB 1223 OL yang langsung terlindas oleh kendaraan tangki berisi 15 ribu liter Pertalite tersebut.
Total ada tujuh orang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, tiga di antaranya hanya mengalami luka ringan, sementara empat orang meninggal dunia.
Empat orang meninggal dunia ini terdiri dari satu orang bayi, seorang perempuan dan dua orang laki-laki. Mereka berasal dari dua minibus yang terlindas. Satu orang korban masih belum teridentifikasi. Sementara, sopir dan kernet mobil tangki selamat.
Berikut daftar korban kecelakaan tragis tersebut:
Korban Meninggal Dunia:
Ameilia Violeta Yalestya, Umur 31 Tahun, Pekerjaan Honorer, Alamat di Manembo-nembo, Kota Bitung
Elvino Zayyan Rezkiano Manabung, Umur 5 Bulan, Alamat di Manembo-nembo, Kota Bitung
Maikel Sagai, Umur 44 Tahun, Pekerjaan ASN, Alamat Desa Munte Jaga III Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan
Korban Belum Bisa Diidentifikasi
Korban Luka Ringan
Goldhi Hari Putra Sugiarto, Umur 27 Tahun, Pekerjaaan Sopir, Alamat Desa Sarongsong Satu Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.
Randhi Paat, Umur 37 Tahun, Pekerjaan Sopir, Alamat Manembo-nembo Kota Bitung
Resaldy Wua Umur 24 Tahun, Pekerjaan Sopir, Alamat Desa Beringin Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan.
Febry Kodongan
