Dampak Virus Corona, Kunjungan Wisman di Tahun 2020 Turun 93,57 Persen

Konten Media Partner
4 Oktober 2020 20:10
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Turis asal China mendominasi kunjungan ke Sulawesi Utara usai kembali dibuka karena adanya virus corona
zoom-in-whitePerbesar
Turis asal China mendominasi kunjungan ke Sulawesi Utara usai kembali dibuka karena adanya virus corona
ADVERTISEMENT
MANADO - Dampak virus corona yang telah ada di Indonesia selama tujuh bulan terakhir, juga menyasar kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di Sulawesi Utara (Sulut).
ADVERTISEMENT
Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara mencatat jumlah wisman yang datang ke Sulut melalui pintu masuk Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi Manado, sepanjang Agustus 2020 sebanyak 912 orang. Angka ini menurun 93,57 persen jika dibandingkan dengan angka kunjungan di periode yang sama pada tahun 2019.
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman hingga bulan Agustus 2020 juga mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan angka kumulatif pada periode yang sama di tahun 2019.
"Jumlah wisman ke Sulawesi Utara hingga Agustus 2020 secara kumulatif mencapai 15.876 orang. Terjadi penurunan dibandingkan jumlah wisman secara kumulatif pada Agustus 2019 yaitu 87.312 orang," ujar Kepala BPS Sulut, Ateng Hartono.
Namun demikian, jika dilihat perkembangan secara month to month atau dibadingkan dengan bulan sebelumnya di tahun 2020 ini, angka 912 wisman di bulan Agustus ini meningkat dibandingkan bulan Juli.
ADVERTISEMENT
"Dari 912 orang wisman yang datang sepanjang Agustus lalu, 100% adalah turis asal china," kata Ateng.
Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang sepanjang Agustus 2020 yang mencapai 40,05 persen juga lebih baik jika dibandingkan dengan TPK Juli 2020 yang hanya 26,17 persen.
"Untuk rata-rata lama menginap tamu pada Agustus 2020 mencapai 2,23 hari, meningkat 0,02 poin dibanding bulan Juli 2020," kata Ateng kembali.
manadobacirita