Gandeng Tim Relawan, Joune Ganda Perbaiki Jalan Rusak di Sawangan-Sampiri, Minut

MINUT - Komitmen dari Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda-Kevin W Lotulung untuk menjadikan daerah tersebut jadi lebih baik, terus diperlihatkan keduanya. Salah satunya adalah terlibat aktif dalam membantu pembangunan jalan penghubung Desa Sawangan dan Desa Sampiri di Kecamatan Airmadidi.
Joune Ganda yang dua kali melintas di jalan sepanjang empat kilometer tersebut, merasa perlu untuk membantu perbaikannya, agar masyarakat bisa merasakan akses jalan yang layak.
Menggandeng tim relawan Sahabat Joune Ganda, pria bersahaja ini menggelar kegiatan gotong royong perbaikan jalan tersebut. Tak tanggung-tanggung, dua unit alat berat dikerahkan untuk membantu proses perbaikan jalan tersebut.
Koordinator Sahabat Joune Ganda, Meiky Lalamentik yang mengkoordinir tim relawan untuk terlibat dalam agenda tersebut, mengaku jika perbaikan jalan sudah direncanakan oleh Joune Ganda sekira setahun yang lalu. Saat itu menurut Lalamentik, Joune yang mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat langsung melakukan kunjungan lokasi dan berjanji untuk memperbaikinya.
“Sekitar tahun lalu, saya datang dengan pak Joune Ganda. Saya usul ke Pak Joune, jalan ini harus diperbaiki karena kasihan masyarakat mengeluh soal kerusakan jalan itu. Waktu itu Pak Joune sudah berjanji akan memperbaiki, dan itu terealisasi sekarang,” kata Lalamentik, Kamis (20/8).
Lalamentik mengatakan, pekerjaan kali ini merupakan tahap pertama dan akan kembali berlanjut pada Jumat (21/8), dengan harapan secepatnya bisa diperbaiki. Apalagi menurutnya, bahan yang disumbangkan oleh Joune Ganda, adalah bahan premium yang sangat cepat mengeras usai dilakukan pengecoran.
"Alat berat dan bahan-bahan yang diberikan oleh pak Joune kualitasnya sangat baik. Saat selesai mengecor, bahan coran cepat mengering. Kalau melihat seperti itu, kami yakin akan cepat menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang empat kilometer ini," kata Lalamentik.
Lalamentik kemudian menceritakan jika dua tahun sebelumnya, perbaikan jalan Sawangan-Sempiri pernah dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun ditarik kembali pemerintah pusat akibat ada kendala terkait proses tender proyek rehabilitasi.
"Tentunya hal ini sangat merugikan masyarakat. Padahal masyarakat sudah mendambakan bisa menikmati fasilitas jalan yang layak," tutur Lalamentik kembali.
Oktaviana Mundung
