Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro Kini Berstatus Level 4 Awas
·waktu baca 2 menit

SITARO - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali menaikkan status Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), dari level 3 Siaga menjadi Level 4 Awas. Status ini terhitung mulai Rabu (17/4) pukul 21.00 Wita.
Dengan demikian, PVMBG merekomendasikan tidak ada aktivitas apa pun di radius enam kilometer dari gunung berapi yang dalam sehari ini telah meletus atau erupsi sebanyak empat kali tersebut.
Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, mengatakan hasil evaluasi yang dilakukan, ketinggian kolom erupsi cenderung meningkat, dengan material erupsi yang terdiri dari abu dan lontaran batuan pijar yang mencapai jarak sekitar lima kilometer di pulau Tagulandang.
"Jumlah kejadian gempa Vulkanik Dalam juga mengalami peningkatan yang signifikan, disertai dengan getaran Tremor Vulkanik Menerus dengan amplitudo maksimum 50-55 mm," kata Hendra.
Mengingat peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan ini, Hendra mengatakan PVMBG merekomendasikan sejumlah langkah yang perlu diambil, selain larangan aktivitas di jarak 6 kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.
"Masyarakat di dekat pantai Pulau Tagulandang juga diminta untuk mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas, dan tsunami yang disebabkan runtuhan tubuh gunung api ke laut," kata Hendra.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro, Theo Umbas, mengatakan jika rekomendasi sudah ditindaklanjuti. Meski menurut Theo, ketika aktivitas gunung meningkat sejumlah warga yang tinggal di wilayah Tagulandang, dan pesisir barat telah melakukan evakuasi mandiri.
"Saat kami akan melakukan proses evakuasi tahap 2, ada sejumlah warga yang telah melakukan evakuasi mandiri. Sebelumnya sudah disampaikan imbauan kepada semua warga agar tetap waspada menyikapi aktivitas gunung ini," kata Theo kembali.
franky salindeho
