Persoalan Ekonomi Diduga Jadi Motif Pensiunan Polri di Sulut Bunuh Diri

MANADO - Persoalan ekonomi diduga menjadi motif I Putu Jasa, seorang pensiunan Polri di Sulawesi Utara (Sulut) yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara menembak kepalanya dengan senjata api jenis pistol genggam, Minggu (7/5) kemarin sekitar pukul 17.00 Wita.
Dugaan ini disampaikan Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Iis Kristiani saat diwawancarai wartawan, Senin (8/5) hari ini.
"Untuk motif sementara dari keterangan beberapa saksi, diduga karena permasalahan ekonomi," kata Iis.
Menurut Iis, para saksi mengaku beberapa waktu terakhir, korban selalu mengeluhkan terkait dengan masalah ekonomi. Namun demikian, pihaknya masih menetapkan hal itu sebagai dugaan sementara.
"Karena ada beberapa saksi dari pihak keluarga, korban sering mengeluh. Keterangan saksi, sering mengeluh soal ekonomi," ujar Iis kembali.
Sebelumnya, seorang pensiunan Polri bernama I Putu Jasa, ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala, di dalam rumahnya di Perum Griya 2 Desa Mapanget, Jaga V Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Minggu (8/5) kemarin sekitar pukul 17.00 Wita.
Pensiunan Polri dengan pangkat terakhir AKP ini ditemukan oleh istrinya sendiri.
Kejadian berawal ketika korban selesai makan bersama istrinya, Diane Pauta (45), kemudian beristirahat dengan cara rebahan di ruang depan. Sang istri kemudian ke belakang rumah untuk menjemur pakaian. Selepas itu, sekitar pukul 16.00 Wita, si istri kemudian beristirahat di kamar belakang dan kemudian tertidur.
"Saat terbangun, sang istri kemudian hendak melihat suaminya di depan. Ke ruang depan tapi sudah gelap kamarnya. Kemudian diraba, sudah ada bercak darah di kepalanya korban," kata Iis.
Mendapati korban yang tak bernyawa dengan luka tembak di bagian kepala, sang istri langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Dimembe, di mana langsung dilakukan pemeriksaan tempat kejadian.
"Ditemukan ada luka tembak. Satu tembakan di kepala tembus kiri di pinggir telinga," kata Iis kembali.
febry kodongan
