Polda Sulut Pastikan Kerangka Tulang di KM Barcelona yang Terbakar Bukan Manusia
·waktu baca 2 menit

MANADO - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Utara (Sulut), memastikan jika kerangka tulang yang ditemukan di reruntuhan KM Barcelona VA yang terbakar, bukan berasal dari manusia.
Hal ini sekaligus membantah kabar yang viral di media sosial jika kerangka yang ditemukan adalah kerangka milik salah satu penumpang dari KM Barcelona VA yang terjebak dan akhirnya terbakar tanpa sempat meninggalkan kapal.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sulut, AKBP dr Tasrif, menyebutkan jika hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh DVI Polda Sulut dibantu oleh tim ahli, diketahui bahwa kerangka tulang tersebut merupakan tulang hewan.
“Kami langsung turun dengan Puslabfor dan INAFIS. Kami periksa dengan tim expert dan disimpulkan bahwa temuan kerangka tulang di bangkai kapal tersebut berdasarkan bentuk dan struktur tulang, bukan tulang-tulang manusia, melainkan tulang hewan atau binatang,” kata dr Tasrif, Senin (28/7).
Menurut dr Tasrif, sejak hari pertama insiden KM Barcelona terbakar di Talise, pihaknya hanya mengidentifikasi tiga korban meninggal dunia.
“Proses identifikasi berdasarkan protokol DVI, hasilnya, disimpulkan ketiga korban yaitu dua perempuan dan satu laki-laki,” ujarnya.
Sementara itu, terkait perkembangan kasus penyebab terbakarnya KM Barcelona VA, dr Tasrif menyebut saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman, sehingga hasilnya belum bisa disampaikan ke masyarakat.
“Penyidik menyampaikan jika penyelidikan masih berlangsung atau masih dalam proses,” ujarnya lagi.
