Konten Media Partner

Sulawesi Utara Inflasi 1,07 Persen di Bulan Maret, Secara YoY Capai 3,82 Persen

Manado Baciritaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi inflasi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi inflasi

MANADO - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali mengalami inflasi pada bulan Maret 2024. Jika dilihat secara month to month (m-to-m), inflasi terjadi sebesar 1,07 persen. Dan jika ditinjau secara year on year (YoY), inflasi terjadi 3,82 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 106,83 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, merilis inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sebesar 6,29 persen dengan IHK 107,82 persen. Dan yang terendah justru terjadi di Kota Manado sebesar 2,62 persen dengan IHK sebesar 105,58.

"Inflasi secara YoY terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran," kata Kepala BPS Sulut, Asim Saputra, Senin (1/4).

Adapun indeks kelompok pengeluaran yang dimaksud adalah:

  • Kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 9,52 persen

  • Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,19 persen

  • Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,30 persen

  • Kelompok kesehatan sebesar 0,89 persen

  • Kelompok transportasi sebesar 1,95 persen

  • Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,66 persen

  • Kelompok pendidikan sebesar 0,19 persen

  • Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,87 persen

  • Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,28 persen.

"Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,25 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,08 persen," ujar Asim.

"Untuk tingkat inflasi year to date (y-to-d) inflasi terjadi sebesar 0,02 persen," kata Asim kembali.

manadobacirita