Konten Media Partner

Warga Sumompo Menanti Janji Pemerintah Kota Manado Tutup TPA

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga Sumompo Manado, Yasri Badoa.
zoom-in-whitePerbesar
Warga Sumompo Manado, Yasri Badoa.

MANADO - Koordinator Aksi Penolakan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT), Yasri Badoa, meminta pemerintah Kota Manado untuk tidak melupakan janji untuk menutup TPA Sumompo pada bulan November 2025.

Yasri menyebut, janji tersebut merupakan satu dari tiga hal yang disampaikan langsung oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dalam pertemuan dengan warga Sumompo pada 26 September yang lalu.

kumparan post embed

“Waktu itu kesepakatan kami dengan Wali Kota ada tiga hal utama, pertama IPLT yang sudah dibatalkan, lalu TPA Sumompo yang diberi waktu sampai November dan kesejahteraan buruh serta pekerja di TPA,” kata Yasri.

Meski belum mendengar tentang adanya langkah konkret Pemerintah Kota Manado untuk menutup TPA Sumompo, namun ia berharap janji Wali Kota Manado soal penutupan TPA Sumompo bukan sekadar isapan jempol belaka.

Apalagi janji tersebut telah disampaikan langsung di hadapan warga Sumompo yang ketika itu memblokade akses masuk ke TPA.

“Sejauh ini belum ada kabar itu (penutupan TPA), belum ada sinyal dari Pemkot kalau TPA juga akan pindah. Tapi kami warga berkomitmen, kami membuka ruang sampai akhir November,” katanya.

“Andai memang tidak ditepati, kami akan tutup kembali aksesnya,” ujar Yasri tegas.