Konten dari Pengguna

Bagi Hasil Program Peduli Peternak Sejahtera Binaan DT Peduli Garut

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Serah Terima Bagi Hasil Program Peduli Peternak Sejahtera BInaan DT Peduli Garut (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Serah Terima Bagi Hasil Program Peduli Peternak Sejahtera BInaan DT Peduli Garut (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | GARUT - Daarut Tauhid (DT) Peduli Garut kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan melalui Kegiatan Serah Terima Bagi Hasil Program Peduli Peternak Sejahtera yang dilaksanakan di Kampung Cimanglid, Desa Padamulya, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut.

Kegiatan pada Kamis (11/06/2026) ini menjadi momentum penting bagi para peternak binaan untuk merasakan langsung manfaat ekonomi dari program yang telah berjalan dan berkembang, melalui dukungan Program Qurban Impact DT Peduli.

Program Peduli Peternak Sejahtera sendiri merupakan salah satu program pemberdayaan unggulan DT Peduli Garut yang terus berkembang sejak Tahun 2022, sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi peternak kecil melalui pengelolaan peternakan yang produktif dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, DT Peduli Garut menyerahkan hasil keuntungan usaha peternakan kepada para peternak binaan dengan total nilai Rp.118.700.000. Penyerahan bagi hasil ini menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang dijalankan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi mampu menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Program ini lahir dari semangat Qurban Impact yang tidak hanya berfokus pada distribusi hewan qurban, tetapi juga membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor peternakan. Melalui pendampingan, pengembangan kandang, peningkatan kapasitas peternak, serta pengelolaan usaha yang terarah, para peternak binaan kini mampu merasakan peningkatan kesejahteraan yang nyata.

Sejalan dengan semangat Qurban Impact, DT Peduli terus mengembangkan program yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat penerima manfaat.

Suasana haru dan penuh syukur tampak mewarnai proses penyerahan bagi hasil. Para peternak yang selama ini berjuang mengembangkan usaha ternaknya merasa terbantu dengan adanya program yang tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga pendampingan yang intensif.

Atik, salah seorang Penerima Manfaat Program, merupakan satu-satunya peternak perempuan binaan dalam Program Peduli Peternak Sejahtera. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas manfaat yang dirasakan selama mengikuti program.

"Alhamdulillah, program ini sangat membantu keluarga kami. Sebagai perempuan yang ikut mengelola usaha peternakan, saya merasa lebih percaya diri karena mendapatkan pendampingan dan kesempatan untuk berkembang. Dari hasil yang kami terima hari ini, kami bisa membantu kebutuhan keluarga dan mengembangkan usaha ternak ke depan. Semoga program ini terus berjalan dan semakin banyak peternak kecil yang merasakan manfaatnya," ujar Atik.

Kepala Program DT Peduli Garut menyampaikan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi antara para donatur, pequrban, dan peternak binaan yang bersama-sama membangun kebermanfaatan yang berkelanjutan.

Melalui Program Peduli Peternak Sejahtera, DT Peduli Garut berharap para peternak kecil tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing. Ke depan, program ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan.

Hadirnya program ini diharapkan semangat ibadah qurban tidak berhenti pada momentum penyembelihan dan distribusi daging semata, tetapi terus hidup melalui pemberdayaan yang menghadirkan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat hingga ke pelosok negeri. (Wildan/Agus ID)