Dua Hari Penuh Berkah, Qurban DT Peduli Bahagiakan Ratusan Keluarga di Pakistan

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DTPEDULI.ORG | PAKISTAN - Sinar matahari pagi menyengat bumi Nowshera, Pakistan. Di kawasan yang dihuni oleh banyak keluarga prasejahtera ini, suasana Hari Raya Iduladha 1447 H terasa berbeda. Di salah satu sudut pemukiman, seorang anak kecil menggenggam erat kantong berisi daging segar. Dengan wajah cerah, lalu dengan polosnya ia berucap, "Terima kasih, DT Peduli."
Senyum bocah tersebut adalah buah dari kepedulian para pequrban di Indonesia yang disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) DT Peduli. Melalui Qurban Impact Program, DT Peduli menjangkau wilayah pelosok Pakistan demi memastikan esensi ibadah qurban dapat dirasakan oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.
Proses penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari Tasyrik pertama, Kamis (28/5/2026) dan Tasyrik kedua, Jumat (29/5/2026). Pada hari tasyrik pertama, prosesi penyembelihan dimulai dengan memotong tiga ekor sapi.
Keesokan harinya, pada hari ketiga (29/5), giliran 3 ekor domba yang disembelih. Seluruh rangkaian proses, mulai dari pemilihan hewan yang sehat sesuai syariat hingga pengulitan dan pencacahan daging, dilakukan dengan menerapkan standar kebersihan yang ketat.
Secara keseluruhan, manfaat dari program kebaikan ini berhasil menjangkau 209 keluarga Muslim di Nowshera. Bantuan ini menjadi hadiah istimewa dan menghadirkan kebahagiaan bagi ratusan keluarga tersebut.
Jajang Nurjaman, Direktur Laznas DT Peduli menjelaskan, lewat program ini, DT Peduli menjembatani kepedulian masyarakat Muslim Indonesia untuk saudara Muslim di negara lain.
"Kita salurkan ke negara-negara yang membutuhkan bantuan dan dunia Islam," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa sekat geografis bukanlah penghalang untuk saling menguatkan. Setiap helai bulu hewan qurban yang disembelih di Pakistan hari itu membawa pesan persaudaraan dari masyarakat Indonesia untuk dunia Islam.
"Harapannya, program kurban ini tidak hanya ritual membeli hewan, menyembelih hewan, dan membagikan saja, tapi juga ada dampak lebih yang bisa diberikan," pungkasnya. (Agus ID)
