Konten dari Pengguna

Puluhan Ribu Warga Mengungsi, DT Peduli Salurkan Bantuan ke Manggarai

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DT Peduli Salurkan Bantuan Sembako, Karpet, Terpal, Air Minum dan Obat-obatan kepada Pengungsi Gempa di NTT (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
DT Peduli Salurkan Bantuan Sembako, Karpet, Terpal, Air Minum dan Obat-obatan kepada Pengungsi Gempa di NTT (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | MANGGARAI - Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat puluhan ribu warga mengungsi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 40.040 jiwa mengungsi akibat gempa.

"Data sementara pengungsi yang sementara ini kami kumpulkan, ada 40.040 jiwa, ini bukan menggambarkan kerusakan rumah, jadi perlu kita hati-hati menerjemahkannya, namun ini karena dampak psikologis yang dirasakan warga," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (18/8/2026).

DT Peduli Salurkan Bantuan Sembako, Karpet, Terpal, Air Minum dan Obat-obatan kepada Pengungsi Gempa di NTT (Sumber: DT Peduli)

Merespons kebutuhan warga di lokasi pengungsian, DT Peduli menyalurkan bantuan ke Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Selasa (18/8/2026). Bantuan yang diberikan meliputi terpal, karpet, beras, minyak, air minum, dan obat-obatan.

Hingga 18 Agustus 2026 pukul 23.30 WIB, Basarnas mencatat 202 korban akibat gempa, terdiri atas 70 orang meninggal dunia dan 132 orang luka-luka. Dari jumlah tersebut, 40 orang mengalami luka berat dan 92 orang luka ringan.

Di tengah proses pencarian dan penanganan korban, DT Peduli terus menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, sekaligus mendukung mereka menghadapi masa darurat pascagempa. (Astri Rahmayani)