Konten dari Pengguna

Ribuan Bintang Temani Tim DT Peduli Sumsel Berbagi Qurban Sampai Dusun Jungkal

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim DT Peduli Sumsel berbagi daging qurban dan membahagiakan warga di Dusun Jungkal (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Tim DT Peduli Sumsel berbagi daging qurban dan membahagiakan warga di Dusun Jungkal (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | PALEMBANG - Bagi sebagian penerima manfaat, kantong daging qurban yang sampai ke tangan mereka bukan hanya soal isi paketnya. Tetapi tentang siapa yang sudah menempuh jauh, melintasi sungai di malam hari, demi memastikan amanah itu sampai.

Kebahagiaan Warga Dusun Jungkal saat mendapatkan daging qurban yang diantarkan oleh tim DT Peduli Sumsel (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Kebahagiaan Warga Dusun Jungkal saat mendapatkan daging qurban yang diantarkan oleh tim DT Peduli Sumsel (Sumber: DT Peduli)

Hal itulah yang dirasakan warga Dusun Jungkal, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Jumat (29/5/2026). Di hari kedua Iduladha 1447 Hijriah, tim relawan DT Peduli Sumatera Selatan (Sumsel) menyalurkan amanah qurban dari para muqorrib kepada warga di dusun yang hanya bisa dijangkau lewat perahu.

Membelah Keheningan Malam

Perjalanan dimulai dari Palembang menuju dermaga dengan menempuh jalur darat selama sekitar 2,5 jam. Sampai di dermaga, tim kemudian melanjutkan perjalanan lewat air menggunakan perahu getek, perahu tradisional khas perairan Sumatera Selatan, selama satu jam menuju lokasi Dusun Jungkal.

Sebagian besar perjalanan air dilakukan ketika hari sudah gelap. Tidak ada lampu jalan di atas air. Yang ada hanya rembulan yang menggantung di langit dan gemintang yang berkedip-kedip di kejauhan.

Kebahagiaan Warga Dusun Jungkal saat mendapatkan daging qurban yang diantarkan oleh tim DT Peduli Sumsel (Sumber: DT Peduli)

Bagi tim relawan, perjalanan malam itu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Deru mesin perahu yang membelah keheningan, angin malam yang dingin menerpa wajah, dan sungai yang seperti memantulkan langit. Sebuah perjalanan yang membuat makna menyalurkan amanah terasa lebih nyata dari sekadar kata.

Sesampainya di lokasi, tim menyalurkan 170 paket daging qurban, masing-masing berisi sekilogram daging sapi, kepada warga Dusun Jungkal, sebuah dusun baru kemasukan aliran listrik dalam beberapa tahun terakhir. Dusun Jungkal masih sangat bersandar pada cahaya alami dan kesederhanaan hidup.

Sambutan Hangat

Kehadiran tim DT Peduli disambut dengan kehangatan yang khas masyarakat pinggiran sungai. Ambo, salah satu tokoh masyarakat Dusun Jungkal, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah qurban yang sampai hingga ke kampungnya.

"Saya mewakili masyarakat Dusun Jungkal mengucapkan ribuan terima kasih kepada DT Peduli yang telah menghadirkan kasih sayang dari Allah, yang membagikan daging qurban ini. Yang sudah jauh-jauh dari Palembang, dan naik getek, dan malam-malam pulo (juga). Kami sangat bersyukur, mohon maaf kalau dak katik penyambutan, ataupun pelepasan (kalau tidak ada penyambutan ataupun pelepasan). Mak ini lah kami, hubungan kami," ujar penuh haru.

Ambo juga menyampaikan doa serta sedikit harapan dengan cara yang penuh kehangatan disertain senyuman, "Kami juga berdoa semoga Allah memberikan semuanya kesehatan, panjang umur, semoga tahun depan biso dapet lagi (bisa dapat lagi). Tapi cuman sikok pesanku, jangan malam, siang-siang bae (cuma satu pesanku, jangan malam, siang-siang saja)."

Pesan kecil yang terdengar lucu, tetapi juga menyimpan kepedulian yang dalam seorang tokoh masyarakat yang mengkhawatirkan keselamatan tim relawan yang sudah jauh-jauh datang.

Hal serupa disampaikan oleh Almunip, Ketua RT setempat, yang juga turut menyambut tim DT Peduli. Menurutnya, kehadiran 170 paket daging qurban tahun ini menjadi sangat berarti bagi warga

"Terima kaseh atas kedatangan bapak ibu relawan DT Peduli yang sudah ngirim daging qurban untuk kami. Semoga yang berqurban dilancarkan rezekinya, berkah, bermanfaat. Untuk di sini biasonyo cumin ado sikok sapi (biasanya hanya ada satu sapi), yang dibagikan ke lebih dari 115 KK," ungkapnya.

Perjuangan Relawan DT Peduli Sumsel menggunakan perahu "getek" untuk sampai ke Dusun Jungkal (Sumber: DT Peduli)

Kepala Kantor DT Peduli Sumsel, Joni Susanto, menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya amanah ke lokasi yang tidak mudah dijangkau ini. Penyaluran ini terlaksana berkat amanah dari para muqorrib dan dukungan Sahabat Peduli yang mempercayakan ibadah qurbannya melalui progam Qurban Impact DT Peduli.

"Jazakumullah khoir untuk para muqorrib, yang selalu mempercayakan kami. Saat ini kami menyalurkan ke daerah yang hanya bisa dijangkau perahu, dan kami mendapatkan informasi di dusun ini baru masuk listrik dalam beberapa tahun terakhir," ungkap Joni. (Yurid Alam/Agus ID)