Merasakan Keunikan Bandara 'Green Airport' Pertama di Indonesia

Konten dari Pengguna
14 Februari 2018 21:05 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Mega Suryaningsih tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Serangkaian acara Kumparan Road Trip with All New Toyota Rush telah selesai. Perjalanan ini diakhiri dengan kepulangan peserta, baik yang berasal dari Jakarta maupun Surabaya, menggunakan pesawat menuju kota asal masing-masing. Ya, kenyamanan berkendara dengan All New Toyota Rush peserta harus berakhir di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi.
Ada yang menarik dengan bandara ini. Luas bandara yang tidak terlalu besar ini sekilas menunjukkan bahwa bandara ini merupakan bandara perintis. Arsitektur bandara ini didesain dengan konsep green bulding, membuat bandara ini dijuluki sebagai green airport pertama di Indonesia. Alih-alih menggunakan pendingin ruangan (AC), bandara ini dipasangi dinding yang terdiri dari ruas-ruas kayu yang mengalirkan udara dari luar bangunan bersirkulasi ke dalam bangunan.
Kendati demikian, masih terdapat kipas angin yang menggantung di langit-langit bangunan bandara ini, meskipun jarang dinyalakan. Tak hanya itu, dalam bandara juga terdapat sebuah kolam ikan yang semakin membuat nuansa bandara ini menjadi tenang dan sejuk dipandang. Tidak merasa seperti sedang berada dalam bandara, melihat dan merasakan suasana dalam bandara ini serasa berada dalam rumah ala feng shui.
Selain kisi-kisi bangunan yang didominasi oleh kayu, interior bandara juga didesain dengan penggunaan kayu untuk furniturnya. Meja, kursi, hingga kusen-kusen bandara yang terbuat dari kayu menambah kesan minimalis, tetapi tetap nyaman. Atap bangunan bandara yang menggunakan konsep rooftop garden menegaskan keunikan bandara yang satu ini.
Sudah mencoba penerbangan yang tersedia di bandara ini?
ADVERTISEMENT
Foto : Penulis