6 Tips Menghadapi Rekan Kerja yang Menyebalkan

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi lingkungan kerja toxic. Foto: Getty Images/JimmyFam
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lingkungan kerja toxic. Foto: Getty Images/JimmyFam

Memiliki teman kerja toxic memang menyebalkan. Orang tersebut mungkin akan menambahkan lebih banyak pekerjaan ke orang lain atau menunjukkan perilaku kasar.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tempat kerja memiliki setidaknya satu rekan kerja yang beracun. Kamu akan merasa kesulitan karena harus berurusan dengan rekan kerja yang sulit setiap hari.

Rekan kerja yang menyulitkanmu mungkin enggak mudah untuk diajak bekerja sama dan dapat menjadi gangguan untuk dirimu dan juga pekerjaanmu. Mereka mungkin kecil jumlahnya, tetapi orang-orang seperti itu cukup untuk mengubah tempat kerja apa pun dari tempat yang fantastis untuk bekerja menjadi mimpi buruk.

Terkadang, berkomunikasi dengan rekan kerja tentang masalah tersebut bukanlah solusi terbaik karena mungkin mereka akan menutup mata dan telinganya terhadap hal tersebut. Oleh karena itu, di bawah ini ada beberapa tips menghadapi rekan kerja yang menyulitkanmu seperti dikutip dari Times of India.

Suarakan Pendapatmu Lebih Sering

Ilustrasi lingkungan kerja toxic. Foto: Getty Images/RUNSTUDIO

Ada kemungkinan kalau rekan kerjamu ini mungkin enggak mendengarkan kata-kata yang kamu katakan tentangnya. Sehingga, kamu perlu berbicara dengan tegas dengannya dengan nada yang sedikit lebih tegas agar rekan kerjamu menganggap serius.

Terima Kepribadiannya

Ilustrasi lingkungan kerja toxic. Foto: Getty Images/Domepitipat

Salah satu ciri menjadi tim yang hebat adalah dengan menerima kepribadian rekan kerja dan membuat dia bekerja sesuai dengan minat dan kesukaannya. Saat seseorang diberikan pekerjaan yang disukai, dia akan menyelesaikannya dengan secara efisien.

Jangan Ikut Gosip

Ilustrasi lingkungan kerja toxic. Foto: Getty Images/Pornpimon Rodchua

Saat rekan kerjamu berbicara tentang rekan kerja yang lain yang enggak menyelesaikan pekerjaannya atau melakukan dengan efisien, jangan terlibat. Dengan cara ini, kamu bisa menjaga lingkungan kerja yang sehat dan positif.

Bicara dengan Atasan

Ilustrasi lingkungan kerja toxic. Foto: Warodom Changyencham/Getty Images

Atasanmu adalah orang yang harus kamu ajak konsultasi jika ada rekan kerja yang mempersulit pekerjaanmu. Kamu harus bercerita kepada atasan karena dia akan mengetahui jalan keluar yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Terutama jika rekan kerjamu tak ingin berkomunikasi denganmu.

Singkirkan Dirimu dari Suatu Situasi

Ilustrasi rekan kerja toxic Foto: Shutterstock

Coba analisis titik pemicunya dan apa yang membuatmu marah dalam suatu situasi. Jika rekan kerjamu melakukan hal seperti itu, segera berusaha untuk enggak berada di dalam situasi tersebut. Dengan cara ini, kamu bisa menghindari bersikap atau mengatakan sesuatu yang menyinggung dia.

Fokus dengan Sifat Positifnya

Ilustrasi Rekan Kerja yang Berisik Foto: Dok. Shutterstock

Kamu bisa fokus dengan sifat positif dari rekan kerjamu dan belajar menghargainya. Dia mungkin melakukan pekerjaan sendiri dan enggak bisa menyamakan standarmu. Oleh karena itu, kamu harus bisa menerimanya.

Laporan Afifa Inak