Berikut Cara Negosiasi Gaji Saat Interview Kerja

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi interview kerja. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi interview kerja. Foto: Shutter Stock

Untuk bisa mendapatkan gaji lebih tinggi atau sesuai dengan keinginan, kamu bisa mendapatkannya melalui negosiasi saat interview kerja. Menurut sebuah penelitian, orang yang menegosiasikan gaji saat interview akan menerima rata-rata 25 persen lebih banyak dari yang diharapkan.

Tapi, melakukan negosiasi saat interview kerja bukanlah hal yang mudah. Terutama saat ditanya oleh perekrut terkait tentang tawaran gaji yang kamu harapkan.

Di bawah ini, ada beberapa cara bernegosiasi gaji saat interview kerja yang bisa kamu coba seperti dikutip dari The Muse.

Ketahui Valuemu

Ilustrasi interview kerja online. Foto: Shutter Stock

Sangat penting untuk mengetahui tarif yang sesuai untuk posisimu di industrimu untuk bisa mendapatkan bayaran yang sesuai. Ketahui value, pengetahuan, dan kemampuan yang kamu miliki sehingga kamu bisa mendapatkan gaji sesuai dengan posisimu dan juga kemampuanmu.

Riset

Ilustrasi interview kerja online. Foto: Getty Images

Riset ini bukan tentang informasi perusahaan atau deskripsi pekerjaan, tapi terkait kisaran gaji yang sesuai dengan posisimu. Kamu bisa mendapatkan informasi gaji ini dari berbagai sumber. Jangan lupa juga untuk mengetahui informasi tentang UMP atau UMK di perusahaan yang kamu lamar.

Ketahui Angka yang Tepat

Ilustrasi gagal wawancara kerja. Foto: Shutter Stock

Menurut para peneliti di Columbia Business School, kamu harus meminta angka yang spesifik. Yang pasti angka ini sesuai dengan nilai pasarmu dan juga sesuai dengan posisi serta kemampuanmu.

Jangan Utarakan Gaji Sebelum Ditanya

Ilustrasi wawancara kerja. Foto: Shutterstock

Saat interview, jangan langsung mengutarakan gaji yang diinginkan. Bersabar hingga HRD selesai menjelaskan hal terkait prosedur kerja dan juga gaji. Kamu bisa mengungkapkan angka yang kamu inginkan setelah HRD bertanya tentang berapa gaji yang kamu harapkan.

Tunjukkan Apa yang Bisa Kamu Lakukan

Ilustrasi Wawancara Kerja Online. Foto: Shutterstock

Sebelum mulai berbicara tentang negosiasi gaji, bicarakan terlebih dahulu tentang apa yang telah dan lebih penting yang bisa kamu lakukan untuk perusahaan.

Kamu bisa menggunakan catatan untuk merangkum apa saja yang telah kamu capai sebelumnya. Kamu pasti ingin secara khusus menyoroti saat-saat ketika kamu telah melampaui peran yang bisa membawamu untuk mendapatkan kenaikan gaji.

Setelah itu, kamu juga bisa memberikan pemikiranmu tentang apa yang ingin kamu lakukan dan kamu capai ke depannya. Kamu juga bisa mengusulkan ide-ide yang kamu miliki untuk perusahaan.

Fokus pada Masa Depan Bukan Masa Lalu

Ilustrasi Wawancara Kerja Online. Foto: Shutterstock

Saat menegosiasikan gaji di pekerjaan baru, enggak jarang perusahaan yang menanyakan gajimu saat ini atau di perusahaan lama. Ini bisa menjadi situasi yang rumit terutama jika kamu dibayar rendah di perusahaan sebelumnya. Tapi, berbohong juga bukan ide yang baik.

Sebagai gantinya, kamu bisa memberikan angka yang didapatkan saat ini termasuk bonus, tunjangan, dan sejenisnya. Kemudian, kamu bisa melanjutkan negosiasi dengan menjelaskan angka yang kamu cari dan fokus menjelaskan keterampilan atau tanggung jawabmu, nilai pasar, dan bagaimana kamu ingin tumbuh.

Hindari Menerima Tawaran Pertama

Ilustrasi gagal wawancara kerja. Foto: Shutter Stock

Enggak jarang perusahaan yang langsung memberikan nominal gaji saat wawancara kerja. Tapi, kamu jangan langsung menyetujui gaji yang ditawarkan. Enggak semua perusahaan langsung memberikan tawaran yang sesuai.

Ada baiknya jika kamu mencoba meminta waktu untuk memikirkan dan mendiskusikan hal tersebut dengan keluarga. Ini bukan bermaksud meremehkan kemampuanmu untuk ambil keputusan. Tapi, kamu juga butuh opini dari orang lain khususnya keluarga.

Laporan Afifa Inak