Festival Mangardang Tumbuhkan Sikap Optimistis Anak Muda Lestarikan Lagu Batak

Millennialverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Festival Mangardang di Gedung Film Usmar Ismail Jakarta, Kamis (6/7/2023). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Festival Mangardang di Gedung Film Usmar Ismail Jakarta, Kamis (6/7/2023). Foto: Dok. Istimewa

Peran anak muda sangat besar dalam pelestarian budaya, sehingga dapat terus diturunkan ke generasi mendatang. Seperti yang diupayakan Persatuan Artis Batak Indonesia (PARBI) dan Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI).

Komunitas ini menggelar Festival Mangardang atau lomba menyanyikan lagu-lagu Batak yang digelar pada awal Juli. Kini lomba ini telah memasuki fase babak semifinal.

Jendonata Andriani Duansirik, salah satu peserta yang lolos babak audisi dan menembus hingga babak semifinal final, optimistis bisa melaju ke babak final dan memenangkan Festival Mangardang 2023. Ia juga yakin bisa ikut melestarikan lagu-lagu Batak.

"Saya mengikuti festival ini sangat mendadak mengingat latihan baru digelar selama 2 hari menjelang babak audisi pada 22-23 Juni 2023 lalu," ujar Jendonata pada Kamis (6/7) disela-sela babak semifinal Festival Mangardang di Gedung Film Usmar Ismail Jakarta.

"Puji Tuhan tanpa diduga, saya yang datang jauh-jauh dari Tarutung Tapanuli selatan akhirnya bisa menyisihkan puluhan peserta dan menembus hingga babak semifinal," imbuh pemuda berusia 19 tahun ini.

Pemuda yang akrab disapa Jen ini mengaku tidak terlalu familiar menyanyikan lagu-lagu Batak tetapi optimistis bisa mencapai babak final yang akan digelar pada Minggu (9/7) bertepatan dengan HUT ke-16 PSBI.

"Dari Tarutung terbang ke Jakarta, saya dibiayai oleh panitia. sesampainya di ibu kota, tekad saya adalah masuk final dan bisa menjadi juara pada malam final yang digelar di Hotel Paragon," lanjut Jen yang mengikuti kategori penyanyi solo.

Konferensi pers persiapan Festival Mangardang 2023. Foto: Dok. Istimewa

Hal senada juga dikatakan Wandari Sihombing, peserta kategori penyanyi solo lainnya, yang mengaku ditelepon mendadak oleh kenalannya pada H-2 menjelang audisi.

"Sebelumnya saya tidak pernah mengikuti festival lomba menyanyi mengingat fokus hanya bekerja dan ini kejutan bagi saya bisa mencapai babak semifinal," paparnya.

"Saya optimistis bisa mencapai babak final dan mengapresiasi pihak panitia yang telah menggelar Festival Mangardang sebagai wadah untuk menyanyikan lagu-lagu Batak," ungkap Wandari yang mengidolakan penyanyi Rany Simbolon.

Sementara itu, menurut ketua panitia Festival Mangardang, Vanda Hutagalung, semenjak babak audisi digelar menjelang akhir Juni lalu, antusiasme peminat terus melonjak untuk mengikuti babak audisi.

"Semenjak audisi digelar pada 22-23 Juni lalu, kami mencatat ada lebih dari 100 peserta yang berminat untuk mengikuti Festival Mangardang baik kategori solo maupun trio. Adapun peserta selain dari suku Batak juga datang dari wilayah Kuningan, Batam serta Manado serta beberapa wilayah lainnya," ungkap Vanda Hutagalung.

Dalam babak semifinal yang digelar di Gedung Film Umar Ismail Kuningan Jakarta, lanjut Vanda, pihak panitia menggugurkan sebanyak 30 penyanyi solo serta 2 grup trio.

"Selama babak semifinal kami akan menyeleksi 40 penyanyi solo dan menyisakan 10 penyanyi solo yang akan berlaga di babak final. Sementara untuk penyanyi trio, panitia akan menyeleksi 6 penyanyi trio dan menyisakan 4 penyanyi trio yang juga berhak tampil di babak final," lanjut Vanda menjelaskan.

Selama babak semifinal berlangsung, Vanda menegaskan pihak panitia memang bekerja keras setiap hari semenjak pagi hingga malam untuk menyeleksi setiap penyanyi yang tampil. Mengingat persaingan di antara sesama penyanyi semakin menunjukkan performa terbaiknya.

Untuk mendapatkan penyanyi solo maupun trio terbaik yang bisa membawakan lagu-lagu Batak, pihak panitia bahkan turut melibatkan musisi, pencipta lagu dan penyanyi untuk ambil bagian dalam tim penilai atau dewan juri.

Untuk lebih melestarikan adat istiadat Batak, Dessi Trinita br. Tobing yang merupakan salah satu pendukung Festival Mangardang, bahkan akan memberikan pakaian tenun Batak kepada para pemenang dalam malam final.

"Pakaian yang dibuat secara handmade dalam waktu 3 bulan dengan motif gorga, tuntuman, ulos harungguan asal Tapanuli Utara akan saya berikan kepada para pemenang Festival Mangardang 2023. Dengan pemberian ini orang Batak akan mencintai tenun Sumatera utara khususnya Batak dan diharapkan bisa memakainya setiap hari," tutup Dessi yang juga Ketua Umum Ina PSBI.