Mahasiswa 20 Tahun Ini Raih Omzet Puluhan Juta dari Bisnis Pertanian
·waktu baca 3 menit

Berawal dari memanfaatkan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang diadakan kampusnya, I Kadek Aldi Parera Putra kini bisa meraup omzet puluhan juta rupiah.
Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali itu mengembangkan bisnis di bidang pertanian yang diberi nama Klumpu Fresh.
"Klumpu dalam bahasa Bali adalah tempat penyimpanan padi. Di sini padi disimpan sebelum diolah menjadi beras. Jadi aku menamakan Klumpu Fresh yang berarti tempat penyimpanan produk berupa makanan pokok yang segar, sebelum diolah di dapur masyarakat,” jelas dia, dilansir laman Undiksha.
Salah satu alasan Aldi membangun Klumpu Fresh karena rendahnya harga yang diberikan oleh pengepul kepada petani. Seringkali kondisi ini membuat petani mengeluh.
“Bibiku seorang petani. Hasil panennya dulu dihargai dengan harga yang rendah oleh pengepul, dan ada jalur pendistribusian yang panjang dari petani hingga konsumen. Jadi dari proses selama sebulan petani mendapat sedikit, bisa dibilang hanya cukup untuk makan sehari hari,” tuturnya.
Enggak cuma soal harga, Aldi menilai petani juga kerap mengalami permasalahan dalam hal pendistribusian hasil panen. Apalagi di masa pandemi COVID-19 ini.
Oleh karena itu, dirinya berinisiatif untuk membuat sebuah layanan yang dapat membantu petani dan masyarakat agar saling terhubung.
Sudah Passion Bangun Bisnis sejak SD
Jiwa bisnis mahasiswa asal Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan ini sudah muncul sejak duduk di bangku SD. Hal tersebut ditunjukkan dengan kegemarannya dalam berjualan aneka jenis barang, seperti bunga kamboja, kembang api, agen asuransi, jasa editing, sepatu, dan lainnya.
“Jadi yang utama aku berminat usaha karena keinginanku sukses membanggakan orang tua, mengubah pandangan masyarakat, dan memiliki kehidupan yang lebih layak ke depannya,” lanjut Aldi.
Meski usaha yang saat ini dijalankan enggak selaras dengan ilmu di bangku kuliah, Aldi enggak menjadikannya masalah. Menurutnya ilmu enggak akan rugi didapatkan.
Selain itu, di jurusan Akuntansi dia juga belajar mata kuliah Kewirausahaan, Bisnis Digital, dan Manajemen Usaha.
Status mahasiswanya juga enggak menghambat cowok kelahiran 6 Agustus 2001 ini buat menjalankan usahanya.
“Sebenernya kuliah dan usaha memiliki proporsi dan tanggung jawab yang berbeda. Namun untungnya saat ini sistem kuliah online dan fleksibel. Jadi aku bisa mengatur waktu kapan untuk kuliah, usaha, dan organisasi. Aku mencoba untuk membuat skala prioritas mana yang dikerjakan lebih dulu,” ujar Aldi.
Dia enggak takut bersaing meski kini banyak usaha sejenis Klumpu Fresh. Menurut Aldi rejeki akan datang kepada mereka yang konsisten dalam mencoba dan berusaha.
Sampai kini, usaha Aldi menghasilkan omzet puluhan juta rupiah. Dia juga telah membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
