Mengenal Self Healing, Trik Atasi Luka Batin dengan Mengandalkan Diri Sendiri

Millennialverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi  Foto: Shutter Stocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Foto: Shutter Stocks

Meski berbagai cara telah ditempuh, terkadang tak semua luka berakhir sembuh. Maka itu self healing bisa menjadi jawabannya.

Self healing pada dasarnya adalah upaya penyembuhan luka batin oleh diri sendiri.

Kapan self healing harus dilakukan?

Menurut Ahli Psikologi Universitas Airlangga Primatia Yogi Wulandari, self healing menjadi salah satu teknik yang dilakukan ketika muncul masalah atau gangguan psikologis.

Jadi, self healing dibutuhkan saat dirasa ada pikiran atau perasaan yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Misal, ketika merasa segala sesuatu menjadi membosankan, sering kehilangan konsentrasi, atau merasakan kecemasan yang kadang tidak jelas sumbernya," jelasnya, dilansir laman Unair.

"Bisa juga mendeteksinya dari sinyal tubuh yang sifatnya fisik, seperti mudah lelah, sering ada keluhan fisik namun tidak ada penyebab yang jelas, atau sulit tidur,” lanjutnya.

Pentingnya proses refleksi dalam self healing

Ilustrasi perempuan bahagia. Foto: Shutterstock

Refleksi disebut sebagai hal penting yang perlu dilakukan selama self healing. Proses ini tujuannya memaknai pengalaman yang terjadi.

Melalui refleksi, seseorang dapat mengenali pikiran dan perasaan negatifnya. Lalu menerima hal-hal tersebut sebagai sesuatu yang memang benar-benar ada, tanpa berusaha menolak atau menghindarinya.

“Misal, menerima tentang kondisi sedang sakit, adanya anggota keluarga yang meninggal, dan fakta-fakta yang lain. Penerimaan ini sangat penting agar membuat individu lebih tenang dengan keadaan dirinya dan lingkungan sekitarnya,” jelas Primatia.

kumparan post embed

Manusia sebenarnya memiliki kemampuan untuk melakukan proses penyembuhan secara alamiah. Meski demikian, ada orang-orang yang agak sulit untuk melakukannya.

“Tipe orang-orang tersebut membutuhkan bantuan yang bersifat langsung. Sebab mereka akan merasa nyaman bila ada saran atau petunjuk jelas tentang apa yang harus dilakukan, tanpa harus melakukan proses refleksi,” terang Primatia.

kumparan post embed

Primatia menambahkan, penyembuhan dapat dicapai ketika diri sudah memahami dan menerima pikiran maupun perasaan yang dirasa mengganggu. Serta merasa nyaman untuk kembali melakukan fungsi dan aktivitas sehari-hari.

Meski mungkin ada perubahan di beberapa aspek, sebagai konsekuensi atas proses adaptasi dari kondisi sebelumnya.

“Intinya, yang paling tahu tentang diri kita adalah kita sendiri,” pungkas dia.

kumparan post embed

Cara Self Healing

Simak lima cara di bawah ini dalam melakukan self healing.

  1. 1. Relaksasi

    Lakukan melalui pernapasan

  2. 2. Kontemplasi

    Bisa dengan meditasi atau yoga

  3. 3. Munculkan emosi positif

    Emosi positif ini akan berdampak terhadap munculnya endorfin atau hormon bahagia

  4. 4. Terapi seni

    Coba gunakan seni untuk melepaskan dan mengekspresikan emosi

  5. 5. Didampingi tenaga profesional jika dibutuhkan

    Self healing dapat dibantu oleh tenaga profesional seperti psikolog. Klien akan didampingi untuk menemukan kekuatan pribadinya agar dapat 'sembuh'