Putri Jadi Wisudawati Terbaik ITS, Lulus dengan IPK 4.00
·waktu baca 3 menit

Punya Indek Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna adalah impian dari banyak mahasiswa, tak terkecuali Dyah Putri Nariswari. Mahasiswa asal Surabaya itu berhasil mendapatkan IPK 4.00 alias sempurna.
Mahasiswa Departemen Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bahkan berhasil menjadi wisudawan terbaik di perayaan wisuda ke-128 ITS. ITS sendiri menggelar wisuda ke-128 pada September lalu.
Putri berhasil menamatkan pendidikannya setelah berhasil menyelesaikan pendidikannya selama 8 semester. Ia masuk ke ITS pada tahun 2019. Putri mengaku awalnya ia mengaku tidak mengerti sama sekali mengenai coding.
“Dulu kalau teman saya bisa ngerjain satu soal coding selama satu jam, saya butuh waktu bahkan seharian untuk mengerjakan soal tersebut,” ungkap Putri seperti dikutip dari laman, ITS, Selasa (10/10).
Merasa tertinggal dari teman-teman angkatannya membuat Putri bertekad untuk fokus mencapai apa yang menjadi tujuannya yaitu menimba ilmu dan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Bahkan putri juga aktif mengikuti berbagai kegiatan, baik kegiatan akademik maupun non-akademik.
Jika biasanya mahasiswa mengambil program magang di semester akhir, Putri justru berbeda. Ia mencoba magang di tahun pertama kuliah, ia magang di sebuah startup bernama Rindang yang juga didirikan oleh mahasiswa ITS.
"Saat itu saya belum punya pengalaman apa pun dan teman-teman di sana (startup) membantu saya untuk berkembang banyak hal," ungkap Putri.
Setelah itu, Putri pun banyak mengikuti program magang di berbagai tempat seperti menjadi Data Analyst di Ternak Uang, menjadi Software Engineer di Tokopedia, dan juga di PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia sebagai Risk Assurance.
“Awalnya saya tidak memiliki niatan khusus untuk mendaftar magang, tetapi pandemi membuat saya memiliki banyak waktu untuk mencoba banyak hal baru,” tutur Putri.
Tak hanya itu, gadis berusia 22 tahun ini juga aktif di berbagai kegiatan kepanitiaan internasionalisasi. Ia pernah menjabat sebagai ketua divisi talkshow di acara Petrolida 2021 dan Ketua Divisi Public Relations di Schematics ITS 2021.
Putri juga berhasil mendapatkan sertifikasi internasional yang memperkuat keahliannya, seperti sertifikasi pelatihan cyber security dari CISCO dan cloud architecture dari Amazon Web Services (AWS).
Di tengah-tengah kesibukannya, Putri juga berhasil menjadi awardee angkatan pertama Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di University of Pisa, Italia dengan salah satu course yang diambil adalah Data Mining.
Selama masa studi di IISMA, Putri menghadapi banyak tantangan karena gaya pembelajaran yang berbeda dengan yang diajarkan di ITS yang lebih berfokus pada praktik. “Saya harus beradaptasi dengan metode pembelajaran yang berbeda dan lebih teoritis,” tambahnya.
Bagi Putri, pencapaian akademik bukan hanya tentang meraih nilai tertinggi, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan penuh kolaborasi. Ia selalu mendorong teman-temannya untuk belajar bersama sambil menjalin hubungan sosial yang kuat.
Menurut Putri, belajar tidak harus dilakukan sendirian. Dia percaya bahwa dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, semua orang dalam kelompok dapat tumbuh bersama. Putri merasa sangat beruntung berkuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Di ITS, ia menemukan banyak peluang untuk mengembangkan dirinya. Bagi Putri, para dosen juga memainkan peran penting dalam keberhasilannya karena sangat suportif dan membantu para mahasiswanya.
