kumparan
17 Februari 2020 18:53

Review Album Baru Oh Wonder: Manis tapi Monoton

oh wonder 1.jpg
Oh Wonder dok Instagram @ohwondermusic
Duo asal Inggris, Oh Wonder, akhirnya meluncurkan album ke-3 berjudul No One Else Can Wear Your Crown. Anthony West dan Josephine Vander Gucht masih konsisten di ranah synth pop, dengan cerita yang lebih personal.
ADVERTISEMENT
Oh Wonder membuka album dengan Dust, lagu penuh motivasi untuk meningkatkan kepercayaan diri. Berulang kali mereka menegaskannya lewat lirik "no one else can wear your crown, it's yours".
Pesan yang sama dibawa dalam lagu Hallelujah. Dalam lagu ini, Oh Wonder lebih berani mengatakan kepada orang-orang yang telah meragukannya, dan berpikir mereka enggak bisa melakukan apa-apa.

Some days I don't think my mamma thinks I'm good enough to be a superstar

But one day I will show her I'm a diamond in the rough, I'll be a superstar

Emosi personal tersebut mereka kembangkan ke ranah yang lebih luas. Di lagu In and Out of Love, West dan Vander Gucht begitu manisnya mengungkapkan cinta kepada satu sama lain. Aktif bermusik sejak 2014 membuat hubungan mereka lebih dekat, enggak cuma sebagai rekan satu band, tapi juga pasangan.
ADVERTISEMENT
Kamu bisa menonton romantisnya mereka lewat video klip di bawah ini. Oh Wonder menampilkan perjalanan cinta keduanya yang diabadikan lewat foto sampai diary.
Video
oh wonder.jpg
Oh Wonder dok Instagram @ohwondermusic
Namun, kesepuluh nomor di album No One Else Can Wear Your Crown ini lama-kelamaan terasa agak monoton. Tiap lagunya seakan dibuat untuk didengarkan sambil lalu, layaknya lagu-lagu yang ada di playlist lo-fi atau kedai kopi.
Beruntung Oh Wonder menyisipkan I Wish I Never Met You yang lebih upbeat di lima lagu terakhir. Apresiasi juga patut diberikan kepada How It Goes. Dentingan piano dan sisipan saksofon di lagu ini begitu lembut didengar, seakan membawa angin segar di album baru Oh Wonder.
Dengarkan album baru Oh Wonder secara lengkap di bawah ini.
Oh Wonder
Duo alternatif-pop dari London, Inggris, Oh Wonder. Foto: Fanny Kusumawardhani.kumparan
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan