Riset: Orang Pintar Justru Punya Lebih Sedikit Teman
·waktu baca 1 menit

Menurut sebuah riset dari Norman Li dan Satoshi Kanazawa yang diunggah di British Journal of Psychology, orang pintar ternyata punya sedikit teman.
Yap, semakin pintar seseorang justru semakin sulit mereka merasa puas dengan interaksi sosial.
Riset yang diikuti responden berusia 18-28 tahun ini melaporkan, orang pintar enggak merasakan kebahagiaan dari nongkrong dan bergaul.
Kok, bisa begitu, ya?
Dilansir The Independent, ternyata karena orang pintar terlalu fokus dengan proyek jangka panjangnya. Maka itu bagi mereka bersosialisasi dan berteman bisa menghambat dan mendistraksi hal tersebut.
Enggak Cuma Teman, Orang Pintar Juga Lebih Sulit Dapat Pacar
Karena punya sedikit teman, enggak jarang orang pintar juga sulit dapat pacar. Ada beberapa alasannya, salah satunya yakni orang pintar dianggap mengintimidasi.
Kepintaran kadang bisa bikin orang lain merasa terintimidasi. Jadi minder buat ajak ngobrol, takut salah ngomong, sampai dinilai beda level. Makanya enggak jarang orang pintar dianggap sombong, sulit dimengerti, atau mustahil buat didekati.
Selain itu, orang pintar punya standar yang tinggi. Makanya biasanya mereka jarang mau berkompromi. Dia punya pemikiran dan prinsip kuat. Termasuk soal standar pacar.
Dia ogah menurunkan standarnya cuma buat mengikuti apa kata orang. Menurutnya, lebih baik hidup sendiri daripada pura-pura suka sama orang dan membohongi perasaannya.
