Tak Cuma Gugat Nirvana, Bayi di Sampul Album Nevermind Juga Ingin Fotonya Diedit

Millennialverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sampul album Nevermind dok Facebook Nirvana
zoom-in-whitePerbesar
Sampul album Nevermind dok Facebook Nirvana

Spencer Elden, bayi yang ada di sampul album Nevermind (1991) dari Nirvana, tengah menggugat band tersebut. Elden yang kini berusia 30 tahun juga meminta fotonya diedit untuk rilisan ulang di masa mendatang.

"Jika ada rilisan ulang untuk merayakan 30 tahun Nevermind, Elden mau seluruh dunia tidak lagi melihat alat kelaminnya," kata Maggie Mabie selaku pengacara, dilansir NME.

Di Juni 2021, bassist Nirvana Krist Novoselic emang pernah membocorkan akan ada rilisan ulang Nevermind untuk merayakan 30 tahun album itu. Tapi dia bilang, pihaknya masih merencanakannya.

kumparan post embed

Mabie menambahkan, Elden juga meminta Nirvana untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan 30 tahun lalu, dan menyunting foto alat kelaminnya dari sampul album.

Pentolan Nirvana, mendiang Kurt Cobain, pernah setuju untuk menyunting gambar Elden dengan stiker 'Kalau kamu tersinggung dengan ini, kamu pasti diam-diam seorang pedofil'. Hal ini juga disampaikan dalam biografi Nirvana berjudul Come as You are: The Story of Nirvana (1993).

Namun akhirnya sampul album Nevermind dirilis tanpa stiker tersebut.

kumparan post embed

Sebelumnya, Elden telah beberapa kali melakukan pemotretan ulang--dengan mengenakan baju--untuk sampul Nevermind. Pertama di 2008 dan ke-2 di 2016 untuk perayaan 25 tahun album tersebut.

Pengacara bilang, meski Elden pernah setuju untuk melakukan reka ulang, dia akhirnya tersadar aksinya itu cuma akan membuat fotonya saat masih bayi lebih dieksploitasi.

"Sekarang dia baru menggugat karena akhirnya punya keberanian," lanjut pengacara.

Cobain, Novoselic, dan Grohl di Nirvana. Foto: Reuters
kumparan post embed

Spencer Elden Minta Ganti Rugi Rp 2 Miliar dari Nirvana

Elden menggugat Dave Grohl, Krist Novoselic, eks drummer Chad Channing yang bergabung di 1988-1990, fotografer sampul album Kirk Weddle, desainer Robert Fisher, serta label musik Universal Music dan Geffen Records yang bertanggung jawab atas rilisnya Nevermind.

Dia juga menuntut ganti rugi sebesar USD 150 ribu atau sekitar Rp 2 miliar per terdakwa, karena mengeklaim selama ini enggak pernah dapat kompensasi.