Buzz
·
26 Juli 2021 16:44
·
waktu baca 2 menit

Tanda Kamu Alami Kelelahan Emosional tapi Enggak Menyadarinya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tanda Kamu Alami Kelelahan Emosional tapi Enggak Menyadarinya  (108019)
searchPerbesar
ilustrasi wanita cemas, stres atau depresi Foto: Shutterstock
Para milenial dan generasi Z mungkin kerap merasa kewalahan dengan cepatnya perubahan dan tekanan yang ada. Situasi kini enggak jarang menuntut buat terus produktif, kompetitif, hingga akhirnya enggak menyisakan waktu untuk istirahat.
ADVERTISEMENT
Alhasil muncul yang namanya kelelahan emosional. Penyebabnya bisa jadi pekerjaan yang berlebihan, tuntutan pribadi, dan stres terus-menerus.
Mengejutkannya lagi, terkadang kelelahan emosional ini enggak disadari, lho. Padahal bisa mengancam kesehatan mental.
Jangan-jangan kamu lagi mengalaminya? Coba simak tandanya di bawah ini seperti dikutip dari Times of India.
Tanda Kamu Alami Kelelahan Emosional tapi Enggak Menyadarinya  (108020)
searchPerbesar
Ilustrasi stres pekerjaan. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

1. Kamu menjadi sangat sensitif

Kamu bisa jadi belakangan ini mulai bereaksi berlebihan terhadap berbagai hal yang terjadi. Mungkin mudah kesal, lelah, dan marah. Bahkan suatu hal kecil aja bisa langsung membuatmu meledak-ledak.

2. Kamu merasakan kekalahan yang mendalam

Tanda lain dari kelelahan emosional adalah kamu melihat segala sesuatu melalui perspektif ‘semua atau enggak sama sekali’. Kamu merasa kalau ada satu hal aja yang enggak sempurna, tandanya kamu udah gagal melakukan segalanya. Padahal belum tentu dan enggak seharusnya seperti itu.
ADVERTISEMENT

3. Kamu enggak memiliki keinginan untuk maju

Ketika lelah secara emosional, kamu mungkin merasa sulit untuk membayangkan bagaimana melangkah maju dalam hidupmu. Kamu merasa semuanya enggak ada gunanya, sehingga enggak punya motivasi buat beraktivitas.

4. Kamu antara terlalu ekspresif atau enggak cukup ekspresif

Ketika berbicara tentang mengekspresikan diri dan berbicara tentang emosimu, kamu merespons dengan cara yang ekstrem. Kamu bisa aja menangis berjam-jam atau enggak menangis dan merasa sedih sama sekali. Ini karena kamu udah terlalu lelah secara emosional.

5. Kamu takut terpancing

Ini terjadi karena rendahnya kontrol emosional yang kamu miliki. Kamu terus-menerus berpikir dan takut enggak bisa mengendalikan apa yang dikatakan dan dilakukan, sehingga berpotensi membuat keadaan lebih buruk.
ADVERTISEMENT
Laporan: Afifa Inak