Buzz
·
8 Juni 2021 14:58
·
waktu baca 1 menit

Tidak Mau Upgrade Kemampuan Bikin Susah Dapat Kerja

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tidak Mau Upgrade Kemampuan Bikin Susah Dapat Kerja (13980)
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
Menurut Faridah Lim selaku Country Manager Jobstreet Indonesia, ada satu hal yang bikin susah dapat kerja.
ADVERTISEMENT
Bukan melulu soal minimnya pengalaman atau banyaknya saingan, tapi penyebab sulit mencari pekerjaan mungkin datang dari diri sendiri.
Yap, salah satu alasannya adalah karena enggak mau meningkatkan skill atau upgrade kemampuan diri, supaya tetap relevan dengan perkembangan zaman.
"Tidak upgrade kemampuan akan membuat mereka tidak relevan lagi dan sulit mendapatkan kerja," ucap Faridah dalam konferensi pers virtual belum lama ini.
Tidak Mau Upgrade Kemampuan Bikin Susah Dapat Kerja (13981)
Ilustrasi Foto: dok.Shutterstock

75 Persen Pekerja Indonesia Mau Belajar untuk Pengembangan Diri

Meski begitu, Faridah menyebut karena adanya perubahan di pasar pekerjaan, 75 persen pekerja Indonesia bersedia untuk belajar dan mengembangkan diri demi pekerjaan baru.
Sebanyak 67 persennya juga mau meluangkan banyak waktu untuk belajar.
Dibandingkan tahun lalu, angka kandidat yang aktif mencari kerja juga meningkat 11 persen menjadi 51 persen. Hal ini dibarengi dengan jumlah lowongan kerja yang turut meningkat 31 persen setiap bulannya, dibandingkan tahun lalu.
ADVERTISEMENT
“JobStreet menyadari tingginya angka pencarian kerja saat ini. Sebagai partner karier kini dan nanti, kami ingin membantu menyediakan peluang kerja. Karena itu, JobStreet kembali mengadakan Virtual Career Fair dari 9-11 Juni 2021," terang Faridah.
JobStreet Virtual Career Fair kali ini akan menyediakan lebih dari 1.000 lowongan dari 100 perusahaan. Selain itu ada virtual booth untuk menampilkan perusahaan seperti di job fair offline.
Dilengkapi pula dengan konten multimedia dan sesi livestream, sampai fitur chatbot yang dapat digunakan pencari kerja untuk berbicara langsung dengan perwakilan perusahaan.