Valerie Thomas: Serial Pretty Little Liars Bawa Pesan buat Jauhi Bullying

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Valerie Thomas dok Instagram @valerieethomas
zoom-in-whitePerbesar
Valerie Thomas dok Instagram @valerieethomas

Valerie Thomas menjadi salah satu pemain di serial Pretty Little Liars versi Indonesia. Ia berperan sebagai Sabrina yang gemar marah-marah, berani, dan bicara apa adanya.

Meski karakternya enggak punya sifat penakut, Valerie mengatakan Sabrina tetap mengalami bullying dari sosok misterius berinisial A. Khususnya, bullying di dunia maya.

Sosok tersebut mengancam akan mengungkap rahasia terkelam Sabrina dan teman-temannya, yakni Hanna (Anya Geraldine), Ema (Eyka Farhana), dan Aria (Shindy Huang).

Pretty Little Liars dok Instagram @viuindonesia

Valerie mengatakan, tema bullying ini menjadi salah satu alasan Pretty Little Liars relevan sama kehidupan anak muda. Sebab, serial ini menggambarkan dampak dari perundungan tersebut.

"Ada pesan besar yaitu cyberbullying. Ini menjadi yang topik penting dan sensitif," kata dia, di konferensi pers online bersama Viu, belum lama ini.

"(Maka itu), dengan platform yang dimiliki, semoga Pretty Little Liars bisa mendorong korban bullying untuk berani berbicara, membuat orang-orang lebih sadar sama dampaknya, dan menjauhi bullying," lanjut Valerie.

Pretty Little Liars dok Viu

Sebelum terlibat di serial adaptasi tersebut, anak dari Jeremy Thomas ini mengaku sudah mengikuti versi originalnya sejak lama. Oleh karena itu, Valerie merasa cukup terbebani untuk terlibat di Pretty Little Liars.

Ia juga menyesuaikan karakternya dengan budaya lokal. "Aku rasa kami bisa menyampaikan keindahan nilai-nilai budaya Asia," kata dia.

Di sisi lain, Emil Haradi selaku sutradara juga mengatakan ada penyesuaian karakter dan cerita agar tetap relevan dengan penonton Asia, khususnya Indonesia.

Kini, Pretty Little Liars telah tayang di 16 negara lewat platform streaming Viu.