Video Legendaris Charlie Bit My Finger Tidak Jadi Dihapus dari YouTube
·waktu baca 1 menit

Video legendaris Charlie Bit My Finger akhirnya tidak jadi dihapus untuk selamanya dari YouTube, setelah terjual senilai USD 760.999 atau sekitar Rp 10 miliar sebagai NFT (non fungible token).
Ini merupakan keputusan dari pembeli NFT Charlie Bit My Finger. Menurutnya video itu bagian penting dari budaya populer.
"Setelah lelang kami menghubungi pembelinya. Dia akhirnya memutuskan video itu enggak usah dihapus dari YouTube. Jadi sekarang Charlie Bit My Finger tetap bisa ditonton publik dan diabadikan juga sebagai NFT di blockchain," jelas Howard Davies-Carr selaku ayah dari Harry dan Charlie yang ada di video itu, dilansir Lad Bible.
Davies-Carr tersentuh karena sang pembeli dan masyarakat menghargai nilai dari video, yang telah mendapat lebih dari 885 juta views sejak diunggah di 2007 itu.
"Setelah 14 tahun ada di YouTube, kami merasa NFT akan memberikan sesuatu yang baru untuk video itu. Aku selalu memberi tahu anak-anakku bahwa terlepas dari ketenaran ini, mereka lebih dari sekadar video viral," lanjutnya.
Dia menambahkan, uang dari hasil lelang NFT itu sebagian besar akan digunakan untuk biaya kuliah kedua anaknya.
Tentang Video Charlie Bit My Finger
Video tersebut menampilkan Harry yang masih berusia tiga tahun dan Charlie satu tahun. Mereka sedang bermain-main saat orang tuanya merekam.
Di 2009, ibu dari kakak-beradik itu mengatakan videonya viral setelah masuk ke situs perguruan tinggi di Amerika Serikat. Menurutnya, aksen Inggris Harry telah membantu video itu ditonton secara global.
