Renee Gracie, Pembalap yang Jadi Bintang Porno dan Raih Hingga Rp 10 M per Tahun

Tulisan dari Miss Kepo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kondisi keuangan memang bisa membuat seseorang melakukan hal yang tidak diduga sebelumnya. Ini bisa dilihat, misalnya melalui kisah Renee Gracie (25 tahun), mantan pembalap asal Australia yang memilih banting setir menjadi bintang porno demi mendapatkan penghasilan yang lebih baik.
Awalnya, Gracie merupakan pembalap yang bermimpi untuk bisa menjadi profesional dan bertanding di sirkuit balapan Amerika, NASCAR. Sebagai remaja, namanya sempat terkenal di dunia balapan kart dan dia pernah menjadi partner pembalap asal Swiss, Simona de Silvestro. Selain itu, Gracie juga dikenal sebagai perempuan Australia pertama yang berkompetisi secara full-time di bidang olahraga tersebut.
Namun, kiprahnya di dunia balap tidak bertahan. Setelah mendapatkan rekor yang tak memuaskan di tahun 2016, ia tidak lagi menjadi partner de Silvestro. Kemudian, seperti dilansir oleh media The Daily Telegraph, pada suatu titik, Gracie akhirnya memutuskan untuk meninggalkan olahraga tersebut, tanpa mendapat uang sepeser pun. Setelah sempat bekerja di toko mobil, Gracie memutuskan untuk menggunakan tubuhnya dan banting setir menjadi 'adult entertainer' dalam situs berbasis subscription, OnlyFans.
Kini, ia menjual foto dan video bagi para subscriber, dengan tarif berlangganan sebesar 9 dolar AS (Rp 126 ribu) per bulan. Dengan total sekitar 7 ribu subscribers, saat ini Gracie bisa mendapatkan hingga 63 ribu dolar AS per bulan (Rp 887 juta) dan 756 ribu dolar AS per tahun (Rp 10 miliar).
Pendapatan yang fantastis ini memang didapatkannya dengan mengorbankan impiannya sebagai pembalap. Namun, Grace tidak menyesalinya.
"Sejauh ini, ini adalah hal terbaik yang saya lakukan sepanjang hidup. (Bekerja seperti ini) membawa saya kepada posisi finansial yang selama ini tak pernah terbayangkan dan saya benar-benar menikmatinya," ungkap Gracie, seperti dilansir News Corp Australia.
"Saya tak masalah dengan julukan yang mereka berikan. Saya punya penghasilan yang banyak dan saya nyaman-nyaman saja dengan posisi sekarang," ujarnya menambahkan.
Selain itu, Gracie tahu bahwa dia tidak akan bisa kembali menjadi pembalap setelah berita mengenai kariernya sebagai bintang terungkap. Tapi, dia menegaskan sudah mencari tahu mengenai bidang yang akan ditekuninya. Dia juga mengatakan mendapat dukungan dari ayahnya soal karier sebagai bintang pornografi.
"Dalam enam hari (setelah mencoba bekerja seperti ini), saya menghasilkan 24 ribu dolar AS (Rp 337 juta) dan ketika itulah, saya sadar bisa menghasilkan uang lewat cara seperti ini," ujarnya melanjutkan.
Setelah berita mengenai Gracie ramai disiarkan, pihak lomba balap Australia, Supercars Championship pun angkat bicara. Mereka mengatakan tahu mengenai kabar Gracie dan menegaskan bahwa tak terlibat dengannya.
"Supercars mengetahui adanya artikel mengenai mantan pembalap Super 2, Renee Gracie. Karena dia tidak lagi bertanding di bidang ini, Supercars tidak akan memberikan komentar lebih lanjut," tegas seorang perwakilan Supercars.
Gimana, nih, menurut kamu?
