Dukung Desa Sehat dan Sejahtera, Mahasiswa UB Ajarkan PHBS untuk Siswa SD

Tim Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 67 2025 adalah sebuah tim yang bergerak atas misi memberdayakan Desa Labruk Kidul.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari MMD-UB 2025 Kelompok 67 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Labruk Kidul, Lumajang - Dalam upaya mendukung pencapaian SDGs ke-3 tentang Desa Sehat dan Sejahtera, Yohana Monica Manalu, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya, melaksanakan Program Kerja bertajuk “Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” bagi siswa kelas 2 SDN Labruk Kidul, Lumajang. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan diri sejak dini sekaligus mendorong literasi tentang kesehatan dan praktik berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Edukasi dilakukan pada Jumat (18/7/2025) di ruang kelas 2 SDN Labruk Kidul. Dibuka dengan pemaparan materi PHBS melalui presentasi interaktif dan poster menarik. Yohana menjelaskan definisi PHBS, contoh-contohnya dalam kehidupan sehari-hari, serta manfaatnya bagi kesehatan. “PHBS itu sederhana secara teori, tapi seringkali disepelekan pada praktiknya. Maka dari itu penting untuk membangun kebiasaan ini sejak dini,” ujarnya.
Setelah selesai dengan teori, siswa diajak praktik langsung salah satu contoh dari PHBS itu sendiri, yaitu cuci tangan pakai sabun dengan metode 6 langkah yang dipandu oleh mahasiswa UB. Setiap anak mendapatkan kesempatan mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar di bawah wastafel sekolah. Tidak hanya itu, kegiatan ditutup dengan review materi singkat dan pembagian handsanitizer kepada seluruh siswa kelas 2 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan. “Handsanitizer ini saya berikan agar mereka dapat terus mengingat dan menerapkan CTPS dengan benar, bahkan setelah kegiatan selesai,” tambah Yohana.
Proker ini merupakan salah satu program individu Mahasiswa Membangun Desa (MMD) UB 2025 Kelompok 67 yang dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, S.T., M.T.
Ke depan, Yohana berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke aspek PHBS lain, seperti pengelolaan sampah dan sanitasi air di sekolah. “Saya harap intervensi sederhana dari ilmu yang saya dapatkan di bangku kuliah ini dapat menjadi investasi jangka panjang. Semoga langkah kecil ini dapat membentuk mereka menjadi agen perubahan di keluarga dan masyarakat kelak,” pungkasnya.
#LabrukKidul
#Kelompok67MMDUB
#MMDUB2025
#SDGs3
