Pada awalnya adalah Bitcoin

Praktisi Teknologi Informasi, berpengalaman 20 tahun di dunia IT dan Telco. Certified Chief Information Security Officer (CCISO) dan Certified Blockchain Professional (CBP) . Juga menjadi Direktur Eksekutif Indonesia Blockchain Society
Tulisan dari Mochamad James Falahuddin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
(Summary buku "Blockchain for Everyone" #1)

Mencoba memahami apa itu blockchain tidak mungkin dilakukan tanpa membahas hal yang menjadi titik awal dari revolusi ini : BITCOIN
Semua bermula di tahun 2008 ketika seorang figur misterius bernama Satoshi Nakamoto mempublikasikan paper secara online dengan judul "Bitcoin : A peer to peer electronic cash system". Dalam paper tersebut dia membagikan visinya tentang bentuk baru dari uang elektronik. Dia membayangkan sebuah dunia dimana kita bisa saling berkirim uang semudah kita berkirim email.
Sebetulnya seiring dengan hadirnya e-commerce melalui internet, banyak yang sudah mencoba menawarkan berbagai model uang elektronik. Tapi umumnya gagal karena "uang elektronik" yang ditawarkan dahulu umumnya hanya "wajah lain" dari uang biasa yang digunakan sehari-hari. Kalaupun ada yang benar-benar elektronik, tapi memiliki banyak kelemahan atau ujung-ujungnya scam. Apa yang ditawarkan oleh Satoshi adalah perkawinan antara sejumlah teknologi, kriptografi, peer to peer file sharind dan blockchain, untuk menciptakan "uang digital" yang aman dan bisa dipercaya. Dia menyebutnya dengan nama : BITCOIN
Tidak berapa lama sejak visi bitcoin ini diluncurkan , sejumlah core programmer bergabung dengan Satoshi, secara online tentunya, untuk membantu melakukan pengembangan, pengujian dan perbaikan terhadap platform ini. Dan sebagai imbal jasa atas kontribusinya, mereka mendapatkan sejumlah kecil "bitcoin", yang waktu itu belum ada harganya, selain buat gaya-gayaan aja :-)
Walaupun platform bitcoin ini dikembangkan secara berkelompok, tapi tidak ada seorangpun diantara mereka yang pernah bertemu muka dengan Satoshi ini. Komunikasi hanya dilakukan lewat email atau online forum. Dengan berjalannya waktu dan makin stabilnya platform, jaringan bitcoin mulai berkembang dari sisi jumlah dan juga pengaruhnya. Seperti internet, bitcoin tumbuh dan berkembang diatas sejumlah komputer yang saling terhubung dan saling berbagi, dan "miner" yang menyumbangkan computing power ke dalam jaringan ini akan mendapatkan imbalan sejumlah kecil bitcoin. Semakin besar "sumbangan" computing power mereka, maka akan semakin banyak bitcoin yang didapatkan.
Selama dua tahun Satoshi terus bekerja keras dibelakang layar, mengkoordinasikan para developer ini untuk memperbaiki bug atau melakukan pengembangan. Semuanya menjadi semakin misterius kita di tahun 2010, Satoshi mulai mentransfer seluruh source code dari platform bitcoin ini kepada tim pengembangnya. Lalu tiba-tiba dia menghilang. Komunikasi tiba-tiba putus begitu saja, baik melalui online forum ataupun email.
Yang membuat semakin misterius, saat dia menghilang, Satoshi meninggalkan beberapa akun personal, yang berisi sekitar 1 juta bitcoin, yang kalau dihitung berdasarkan nilai sekarang itu nilainya sekitar 19 milyar dollar !!! Dan sampai sekarang akun itu masih utuh !!!
Hingga kini banyak orang masih penasaran dengan sosok ghaib "Satoshi Nakamoto" ini. Menghilangnya dia menciptakan sejumlah teori konspirasi tentang siapa sebenarnya dia. Di tahun 2014 Newsweek berhasil menemukan seorang bernama "Dorian Satoshi Nakamoto" yang tinggal di California. Tapi Satoshi ini membantah kalau dialah sang pencipta bitcoin. Terakhir muncul isu bahwa "mungkin" Satoshi adalah seorang tokoh kriminal kelas kakap yang sekarang sedang berada di penjara federal. Itu sebabnya dia mendadak hilang dan gak bisa mengakses akun bitcoin nya. Tapi sekali lagi itu masih isu semata. Intinya, sampai saat ini tidak ada seorangpun yang tahu siapa sosok dibalik nama "Satoshi Nakamoto" ini. Apakah dia laki atau perempuan, atau sekelompok orang , atau agen pemerintah atau traveller dari masa depan.
Yang jelas hadirnya bitcoin ini ibarat "big bang" yang memulai Revolusi Blockchain beberapa tahun terakhir ini. Satoshi boleh saja menghilang, tapi karyanya akan tetap abadi dan menjadi platform transaksi baru di dunia ini.
(bersambung)
*) Buku "Blockchain for Everyone" bisa didapatkan di toko buku Periplus , atau via Amazon untuk mendapatkan versi paperback atau versi Kindle nya.
