Dubes China Ungkap Progres Restrukturisasi Utang Whoosh Berjalan dengan Baik

Duta Besar (Dubes) China untuk Indonesia, Wang Lutong, mengungkapkan progres terkini dari restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Ia memastikan komunikasi kedua pihak berjalan lancar.
“Jadi kami terus menjalin komunikasi yang sangat erat dengan pihak-pihak terkait dan kementerian di sini (Indonesia). Semuanya berjalan dengan baik,” kata Wang Lutong saat ditemui di sela acara FPCI China-Indonesia Think Thank and Media Forum, Jakarta Selatan, Rabu (24/6).
Meski begitu, Wang Lutong masih belum bisa memastikan apakah telah ada kesepakatan, mengingat proses diskusi masih berlangsung. “Namun, semuanya berada di jalur yang benar,” tutur Wang.
Pemerintah Siapkan Skema BLU untuk Whoosh
Pemerintah tengah menyiapkan skema baru untuk pengelolaan Kereta Cepat Whoosh seiring upaya penyelesaian restrukturisasi pembiayaan proyek KCJB.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan pemerintah telah menyepakati penyelesaian kewajiban pembiayaan proyek kereta cepat bersama Kemenkeu, Kemenhub, PT KAI, dan BPI Danantara.
"Untuk restrukturisasi keuangan kereta cepat Jakarta-Bandung, sebetulnya kami bertiga, berempat sebetulnya, ya, Kemenko Infrastruktur, kami menjembatani tentunya ini terkait dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan dan juga Danantara, tentu KAI sendiri juga dilibatkan sebagai stakeholder utama," kata AHY, saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Selasa (16/6).
Kata AHY, seluruh pihak telah mencapai kesepahaman terkait penyelesaian utang proyek kereta cepat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. AHY menilai penyelesaian persoalan pembiayaan Whoosh menjadi tahap krusial sebelum pemerintah melangkah ke rencana pengembangan jaringan kereta cepat ke Surabaya.
