Konten dari Pengguna
Petani Milenial Go Digital Bersama Canva Panen Ide Kreatif
26 Agustus 2025 12:26 WIB
·
waktu baca 5 menitTulisan dari Moh Suharsono tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Pagi yang cerah di tanggal 19 Agustus 2025 itu Aula Balai Penyuluhan Pertanian VI di Kabupaten Bogor ramai dipenuhi oleh para petani milenial yang penuh semangat. Mereka datang dari empat kecamatan desa untuk mengikuti workshop "Petani Milenial Go Digital Bersama Canva", sebuah acara yang menjanjikan untuk membawa revolusi digital dalam dunia pertanian.
ADVERTISEMENT
Canva Menghadirkan Inovasi Digital di Dunia Pertanian
Acara ini dipandu oleh Duta Canva Indonesia, Tuty Queen, yang dikenal sebagai sosok inspiratif dalam mengedukasi masyarakat tentang penggunaan Canva. Sebagai duta, tugas Tuty bukan hanya mengenalkan platform ini tetapi juga menjelaskan bagaimana alat digital dapat menjadi sahabat baru bagi para petani.
Tuty menjelaskan, "Petani masa kini tidak hanya bertugas menanam dan merawat tanaman. Mereka juga memiliki potensi untuk mengembangkan usaha pertaniannya lebih jauh dengan memanfaatkan teknologi digital." Peserta workshop terlihat sangat antusias berlatih dengan praktik langsung dan juga mencatat setiap poin penting yang disampaikan oleh Tuty. Mata mereka berbinar-binar, seolah menyadari pintu baru yang terbuka lebar di hadapan mereka.
Antusiasme yang Eksentrik
ADVERTISEMENT
Di dalam aula yang hampir penuh sesak, suasana hangat dan penuh semangat terasa, seakan ada energi yang mengalir di antara para peserta. Meskipun waktu workshop hanya sehari banyak yang berharap bisa lebih panjang waktunya untuk mendalami materi yang disampaikan. "Rasanya ingin terus belajar. Canva membuka banyak kemungkinan baru yang belum pernah saya pikirkan sebelumnya," ujar salah satu peserta dengan semangat.
Bagi para petani muda ini pelatihan seperti ini adalah kesempatan emas untuk mempelajari cara-cara baru dalam memasarkan produk pertanian mereka. Dengan desain yang menarik hasil panen mereka bisa lebih mudah menarik perhatian pasar, baik lokal maupun internasional.
Menggali Potensi Digital Lebih Dalam
Setelah acara berakhir para peserta berkumpul secara acak saling berdiskusi ide-ide yang baru saja mereka pelajari. Diskusi tersebut berlangsung hangat, menunjukkan betapa pentingnya berbagi pengetahuan dan pengalaman. Salah satu peserta, Mukhlish seorang petani muda petani tanaman hias, berbicara tentang kesan dirinya karena baru pertama pakai Canva dan langsung jatuh cinta karena sangat mudah digunakan. "Dengan Canva, saya bisa desain produk pertanian tanaman hias saya dengan lebih mudah bagus dan cepat. Saya yakin promosi produk saya akan semakin menarik," jelas Muklish dengan antusias.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya Muklish, banyak peserta lain yang mulai membayangkan cara-cara kreatif untuk mengaplikasikan teknologi digital dalam usaha mereka. Misalnya, Efrina, seorang ibu muda yang juga seorang penyuluh petani, mengungkapkan kesan mendalam untuk terus belajar "menganva" (baca; Meng-utak-atik Canva) untuk kebutuhan membuat presentasi yang bagus saat memberikan penyuluhan kepada petani.
Membangun Jaringan Petani Digital
Selain belajar tentang teknologi workshop ini juga menjadi ajang untuk memperluas jaringan. Para petani milenial ini saling bertukar nomor telepon dan akun media sosial, menciptakan komunitas yang kuat dan saling mendukung. Mereka menyadari bahwa dengan bersatu, mereka bisa saling membantu dalam menghadapi tantangan dan berbagi peluang.
Jejaring ini sudah lama dibentuk oleh Balai Penyuluhan Pertanian VI Kabupaten Bogor Jawa Barat. Namun ruang belajar melalui loka karya Canva ini semakin memperkuat jejaring dan akan terus membangun keberdayaan petani di wilayah VI Kabupaten Bogor ini.
ADVERTISEMENT
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun semangat mereka tinggi para petani milenial ini juga menyadari ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan terbesar adalah akses terhadap teknologi dan internet yang belum merata di semua daerah. Namun, mereka tidak berkecil hati. "Kami harus kreatif dan mencari solusi. Mungkin dengan bergotong royong, kami bisa membangun infrastruktur yang lebih baik," ujar Efrina, seorang penyuluh petani wilayah VI Kabupaten Bogor.
Di sisi lain peluang yang terbuka melalui digitalisasi pertanian sangat besar. Dengan teknologi petani bisa mengakses berbagai informasi seperti tentang cuaca, harga pasar, dan teknik pertanian terbaru dengan lebih mudah. Selain itu teknologi seperti platform Canva juga memungkinkan mereka untuk mengelola sumber daya dengan lebih efisien, meningkatkan produktivitas, dan menambah nilai tambah usaha pertanian.
ADVERTISEMENT
Masa Depan Pertanian yang Cerah
Sebagai penutup, acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi semua peserta. Mereka pulang dengan semangat baru dan visi yang lebih jelas untuk masa depan pertanian Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi digital, para petani milenial ini siap untuk menciptakan perubahan positif di komunitas mereka.
Pertanian bukan lagi sekadar profesi kuno yang ketinggalan zaman. Dengan inovasi dan semangat belajar yang tidak pernah padam, petani milenial ini membuktikan bahwa mereka adalah pionir masa depan yang mampu menjadikan pertanian sebagai sektor yang lebih modern, berkelanjutan, dan menguntungkan. Langkah berikutnya adalah mewujudkan visi tersebut menjadi kenyataan, dan mereka siap untuk menaklukkan setiap rintangan yang menghadang di sepanjang jalan.
Menabur Benih Masa Depan
ADVERTISEMENT
Workshop ini bukan hanya tentang belajar menggunakan aplikasi, tetapi juga tentang menanam benih masa depan yang lebih cerah bagi pertanian Indonesia. Dengan keahlian baru dalam mengelola alat digital seperti Canva, para petani milenial ini siap untuk menjadikan pertanian sebagai sektor yang lebih modern dan kompetitif.
Pada akhir acara Tuty Queen menutup dengan sebuah jargon, "Ngga Praktek Gak Ngefek, Desain gak pakai ribet ? Canvain Aja! " Dengan semangat yang membara. Para petani milenial ini pulang membawa harapan baru, siap untuk menanam inovasi di ladang mereka masing-masing.

