Ibu yang Disandera bersama Bayinya di Angkot Masih Syok

Risma Oktaviani (26 tahun), memeluk bayinya, Dafa Ibnu Hafiz yang masih berusia 2 tahun, keluar dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, sekitar 00.53 WIB.
Wajahnya tampak lelah dan masih kaget dengan peristiwa yang baru saja terjadi. Dipeluknya si anak yang tertidur itu sambil berjalan dibantu saudaranya di halaman IGD.
"Sudah mendingan, Mas. Tapi masih syok aja," ucap Risma ramah kepada kumparan (kumparan.com) di RSI Pondok Kopi, Minggu (9/4).
Baca: Polisi Tembak Penyandera Setelah 30 Menit Negosiasi

Kepada kumparan, Risma menunjukkan luka di bagian telapak tangan kiri dan jari telunjuk serta tengahnya yang sudah diperban. Kondisi lehernya yang cukup lama dikalungkan pisau oleh pelaku, tampak dalam keadaan baik saja.
Sementara anaknya, Dafa Ibnu, ternyata mengalami luka di bagian punggung. Menurut Risma, luka itu karena kena tusukan pisau pelaku, namun sudah disterilisasi dan diperban.

Dia menyebut luka di punggung si bayi itu harusnya dijahit, tapi kondisi fisiknya belum memungkinkan. Dafa, sesuai permintaan keluarga, akan dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Ini mau pulang dulu, besok dibawa ke rumah sakit rujukan," tutup Risma sambil berjalan ke mobil yang menjemputnya.
Baca: Aksi Heroik Driver Ojek Online Bantu Bebaskan Sandera di Angkot
