Pansus Akan Selidiki Seluruh Kinerja KPK Termasuk BAP Miryam

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rapat pertama Pansus KPK (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rapat pertama Pansus KPK (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Pansus Hak Angket KPK di DPR mulai bekerja untuk mengevaluasi kinerja KPK. Ketua Pansus, Agun Gunandjar Sudarsa, menyebut pihaknya tak hanya menyelidiki masalah pencabutan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) tersangka Miryam dalam korupsi e-KTP, tapi seluruh kinerja KPK.

"Keseluruhan kinerja KPK. Mulai dari kelembagaannya, SDM-nya, anggaran dan audit manajemen perkara," kata Agun kepada kumparan (kumparan.com), Selasa (13/6).

Pansus juga akan menyelidiki soal SOP kinerja KPK dalam melakukan fungsinya baik pencegahan hingga penindakan. "SOP dalam pelaksanaan wewenangnya, termasuk tindak lanjut dari masalah Miryam," tandasnya.

[Baca juga: Elza Syarief: Uang e-KTP untuk Miryam Berasal dari Markus Nari]

Miryam dan penyidik Irwan, Ambarita, Novel (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)
zoom-in-whitePerbesar
Miryam dan penyidik Irwan, Ambarita, Novel (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Sementara Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Risa Mariska, menyebut penyelidikan kinerja KPK itu terkait dengan dugaan pelanggaran undang-undang sebagaimana acuan kinerja pansus di UU MD3.

"Jadi penyelidikan ini objeknya adanya dugaan pelanggaran undang-undang. UU itu banyak, ada ASN, ada UU Nomor 30/2002 (tentang KPK). KPK selama 15 tahun berdiri, kita lihat kinerja bagus, tapi perlu dong kita cek," kata Risa Mariska di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan.

Apa ada yang keliru atau tidak. Kalau semua baik-baik saja, rekomendasi kita enggak akan bikin yang salah. Tapi kalau ada yang keliru, akan kita evaluasi.

[Baca juga: Demokrat: Kinerja KPK Akan Terganggu karena Sering Bolak Balik ke DPR]

Risa menepis anggapan yang mengatakan penyelidikan kepada KPK hanya berdasarkan rekaman BAP Miryam S Haryani. Untuk diketahui, hak angket digulirkan buntut dari pengakuan Miryam dia ditekan oleh penyidik KPK Novel Baswedan sehingga mencabut BAP.

Sementara menurut Novel, Miryam yang mengaku ditekan teman-temannya di DPR agar tak mengungkap nama-nama anggota DPR yang terkait korupsi e-KTP.

"Intinya semua (kinerja KPK) kita selidiki," tegasnya.