Air Keras dari Penyerangan Novel Baswedan Diuji di Lab Polri

Boy Rafli Amar, Kadiv Humas Polri, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan jenis cairan apa yang digunakan dalam penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, Rabu pagi (11/4).
Saat ini tim polisi masih meneliti cairan yang kini menjadi barang bukti tindak pidana itu.
"Sedang kami pastikan di lab (laboratorium), yang jelas dampaknya bisa dilihat secara fisik mengarah ke sana (air keras)," ujar Boy Rafli di Mabes Polri, Selasa (11/4).
Baca: Urutan Peristiwa Penyiraman Air Keras ke Wajah Novel Baswedan

Boy menuturkan, saat ini pihaknya masih terus mengejar pelaku yang melakukan penyerangan tersebut. Mengenai motif apa yang ada di balik penyerangan tersebut, Boy masih belum tahu.
"Kalau sudah tertangkap, kami tanya dia, bagaimana proses dia mulai persiapan, motifnya, dari pelaku bisa terjawab," tutur Boy.
